Ahok soal debat terbuka: Yang lain masih 'saya akan, saya akan'
Ahok soal debat terbuka: Yang lain masih 'saya akan, saya akan'. Ahok mengaku tidak memiliki persiapan khusus untuk debat terbuka. Sebab sebagai petahana, dia hanya perlu menyampaikan program kerjanya yang tengah dan telah berjalan.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI menjadwalkan setidaknya akan ada dua debat terbuka bagi tiga pasangan calon Gubernur DKI Jakarta. Nantinya dalam debat ini seluruh warga ibu kota dapat menyaksikan mengenai visi misi masing-masing pasangan calon.
Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku tidak memiliki persiapan khusus untuk debat terbuka. Sebab sebagai petahana, dia hanya perlu menyampaikan program kerjanya yang tengah dan telah berjalan.
"Kalau program kan kita cuma sampaikan program. Kalau yang lain kan masih saya akan, saya akan. Kalau saya kan, saya sudah, saya sudah," kata Ahok di Pulomas Barat, Jakarta Timur, Rabu (23/11).
Sebelumnya, Ketua Tim Pemenangan pasangan calon nomor urut dua Prasetio Edi Marsudi mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan diri untuk debat terbuka tersebut. Walaupun nantinya Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat lebih menekankan pada evaluasi program.
"Badja (Basuki Djarot) kan petahana. Kita lebih liat evaluasi di setiap blusukan soal permasalahan di lapangan seperti apa," katanya di Rumah Pemenangan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (21/11).
Politisi PDI Perjuangan ini mengungkapkan, blusukan yang dilakukan oleh Basuki-Djarot sepenuhnya untuk evaluasi program kerja mereka kemarin. Sehingga dapat diketahui, apakah program yang dicanangkan untuk mengatasi permasalahan ibukota terasa oleh warga atau tidak.
"Jadi awalnya yah memang harus dekat dengan rakyat. Supaya tahu masalah di lapangannya seperti apa," terangnya.
Prasetio masih enggan mengungkapkan mengenai strategi debat yang belum teragendakan tersebut. Namun, dia mengungkapkan, sebelum debat nantinya seluruh tim pemenangan akan melakukan pertemuan untuk persiapannya.
"Debat kandidat, relawan pendukung rapat kita enggak boleh terbuka," tutupnya.(mdk/eko)