LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Ahok kalah, Gerindra ungkit program bedah rumah di musim kampanye

Ahok kalah, Gerindra ungkit program bedah rumah di musim kampanye. Wakil ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik mengatakan, program bedah rumah yang pernah diresmikan Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat tidak ada dalam APBD Pemprov DKI.

2017-04-27 13:54:45
Pilgub DKI
Advertisement

Wakil ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik mengatakan, program bedah rumah yang pernah diresmikan Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat tidak ada dalam APBD Pemprov DKI. Taufik menilai, program bedah rumah tersebut hanyalah program yang dijual pasangan petahana agar dipilih warga Jakarta saat Pilgub DKI.

"Kalau program DKI enggak ada di APBD. Itu (bedah rumah) kan program kampanye," kata Taufik di DPW Partai Gerindra DKI Jakarta Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat, Kamis (27/4).

Mangkraknya program dilakukan tanpa perencanaan yang matang. Sehingga yang ada program tersebut hanya merugikan warga.

"Itulah jadinya kalau program enggak terencana, kan merugikan masyarakat," ujarnya.

Karenanya, Politisi partai Gerindra itu meminta Pemprov DKI untuk bertanggungjawab. Apalagi program itu diresmikan saat kampanye yang syarat akan muatan politis.

"Harus tanggung jawab dong. Itu kan kampanye. Gubernur yang kalah tanggung jawab. Itu kan kampanye dia," ungkap Taufik.

Terlebih, Sekda Pemrov DKI Saefullah mengatakan, program tersebut merupakan program yang dibiayai oleh CSR. Jadi, Taufik menilai, Sekda juga ikut bertanggungjawab atas mangkraknya program tersebut.

"Sekda harus tanggung jawab. Karena waktu itu Sekda yang mengatakan itu program percobaan. Dari CSR. Kalau CSR duitnya ada dong. Jadi mesti diaudit dong. Gegabah itu namanya," papar Taufik.

Sebab program itu sangat merugikan kalau tidak dilanjutkan. "Saya kira itu sangat memalukan cara-cara begitu," tandasnya.

Baca juga:
Sejarah saham Pemprov DKI di perusahaan bir sejak era Ali Sadikin
Di balik banjir 1.500 karangan bunga untuk Ahok
Kalah di Pilkada DKI, PDIP pamer menang di tiga provinsi
Hingga sore tadi karangan bunga untuk Ahok capai 1.500 buah
Fadli Zon sindir habis-habisan 1.000 karangan bunga untuk Ahok
Komentar Ahok Sandiaga mau jual saham pemprov di perusahaan bir
Bawaslu DKI diminta jelaskan soal penyalahgunaan C6 dan politik uang

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.