Ahok diterpa masalah, Djarot sempat pesimis unggul suara Pilgub DKI
Djarot menceritakan alasannya agak pesimis dengan perolehan suara karena banyak permasalahan yang menerpa pasangannya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Apalagi beberapa lembaga survei sempat memprediksikan pasangan petahana ini tidak akan lolos putaran pertama Pilkada DKI.
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Djarot Saiful Hidayat sempat pesimis dapat mengungguli perolehan suara Pilkada DKI Jakarta. Apalagi beberapa lembaga survei sempat memprediksikan pasangan petahana ini tidak akan lolos putaran pertama Pilkada DKI.
Djarot menceritakan alasannya agak pesimis dengan perolehan suara karena banyak permasalahan yang menerpa pasangannya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Mulai dari permasalahan kasus dugaan penistaan agama hingga beberapa kasus penolakan selama masa kampanye 3,5 bulan terakhir.
"Meskipun ditekan seperti itu dengan berbagai macam, mulai Desember, November, luar biasa seperti itu, tapi kita masih unggul. Kami enggak nyangka," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (16/2).
Mantan Wali Kota Blitar ini menambahkan, banyaknya permasalahan itu sempat membuatnya khawatir sulit melewati putaran pertama. Bahkan, dia sempat menduga kemungkinan mereka hanya akan berada di posisi kedua pada perolehan suara.
"Sebetulnya prediksi kami itu pasti ada putaran kedua. Kalau putaran pertama sulit. Tapi prediksi kami tidak unggul, paling nomor dua. Waktu itu banyak memprediksi habis kita, sampai diprediksi urutan ketiga," terangnya.
Untuk itu, Djarot mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga ibukota yang masih memberikannya kesempatan untuk kembali memimpin Pemprov DKI Jakarta.
"Ternyata rakyat Jakarta sudah pada cerdas, sudah pada bisa menentukan pilihannya dan tidak terlampau terpengaruh dengan masalah-masalah seperti itu."
Baca juga:
Koalisi Cikeas segera rembuk buat dukung Anies atau Ahok
Warga Cililitan yakin Ahok bakalan menang di putaran kedua
Djarot: Saya apresiasi Pak Agus karena legowo, terima kasih
Setya Novanto harap koalisi Cikeas dukung Ahok-Djarot di putaran 2
Rumah Lembang didatangi puluhan warga adukan kecurangan di TPS
Real count KPU 51,29 persen, Ahok masih unggul 43,26 persen