Agus Yudhoyono ogah tanggapi suara PPP terpecah soal Pilgub DKI
Agus Yudhoyono ogah tanggapi suara PPP terpecah soal Pilgub DKI. PPP kubu Djan Faridz memilih untuk mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, sementara kubu Romahurmuziy memilih bergabung dalam Poros Cikeas yang mengusung Agus Harimurti-Sylviana Murni.
Suara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terbelah soal pasangan yang akan diusung Pilgub DKI 2017. PPP kubu Djan Faridz memilih untuk mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, sementara kubu Romahuirmuziy memilih bergabung dalam Poros Cikeas yang mengusung Agus Harimurti-Sylviana Murni.
Agus tak mau menanggapi perpecahan partai berlambang ka'bah itu. Menurutnya, itu menjadi urusan internal PPP.
"Menanggapi hal itu ya tentu yang paling tepat jawab adalah PPP sendiri. Betul PPP merupakan salah satu partai pengusung pasangan Agus-Sylvi. Ketika setiap parpol memiliki mekanisme, kemudian juga apakah ada polemik di tengah partai, lebih baik tanya ke partainya," ujarnya saat ditemui di Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (8/10).
Dia hanya berharap perpecahan di kubu PPP tidak akan mempengaruhi perjuangannya bersama Sylviana menuju Pilgub DKI 2017 mendatang.
"Tetapi saya rasa dan saya berharap tentunya nggak ada sesuatu yang signifukan yang berpengaruh pada perjuangan saya dan Bu Sylvi untuk Pilgub DKI Jakarta ini," pungkasnya.
Baca juga:
Bawaslu: Jangan panik, statement Ahok biasa saja soal Al-Maidah
Jika terpilih, Sandiaga Uno janji rakyat bisa dapatkan pangan murah
Tim Pemenangan Anies dukung pengunggah video Al-Maidah dihukum
KPU minta Bawaslu buat kode etik awasi lembaga survei
Tim pemenangan yakin Pandji? bisa sosialisasikan program Anies-Sandi
NasDem tak ambil pusing elektabilitas Ahok menurun
Sandi soal survei LSI: 5 Bulan ke depan, kita genjot turun ke warga