Agus sebut pertanyaan maju pilpres di debat tak ada hubungannya
Agus menyatakan pertanyaan soal maju pilpres itu tak ada hubungannya. Sebab, saat ini dia tengah berkompetisi sebagai cagub DKI.
Di bagian akhir debat cagub cawagub DKI tadi malam, ada sebuah pertanyaan dari moderator Ira Koesno yang tak dijawab dengan pasti oleh pasangan calon Agus-Sylvi. Pertanyaan dalam sesi terakhir itu yakni apakah para pasangan calon jika terpilih di Pilgub DKI tak akan tergiur menjadi capres cawapres di 2019.
Bukannya menjawab pertanyaan itu, Agus malah mengatakan hadir di Pilgub DKI untuk berkompetisi memperjuangkan nasib warga Jakarta.
Saat dikonfirmasi soal itu, Agus menyatakan pertanyaan soal maju pilpres itu tak ada hubungannya. Sebab, saat ini dia tengah berkompetisi sebagai cagub DKI.
Tak cuma itu, Agus menilai tak etis jika tengah berkompetisi merebutkan kursi DKI lantas berbicara lagi soal keinginan lainnya.
"Enggak ada hubungan. Saya sedang kompetisi pilgub, rasanya kurang etis kalau bicara mau jadi apa lagi. Saya berjuang jadi gubernur Jakarta, saya ingin berjuang untuk warga Jakarta," kata Agus di Petamburan, Jakarta Pusat, Sabtu (14/1).
Sementara, soal debat tadi malam, Agus menyatakan dirinya tampil dengan percaya diri. Dia datang dengan persiapan dan percaya diri yang tinggi.
"Saya percaya diri. Saya datang dengan persiapan dan percaya diri tinggi. Tadi malam dibanding yang lainnya, tentu ini menjadi semangat dan motivasi untuk lebih baik. Mengingatkan pada kita semua, bahwa pada akhirnya saya ingin menjadi gubernur rakyat. Debat itu penting, saya tampil baik semalam," katanya.
Agus mengaku ingin tampil lebih baik untuk debat selanjutnya. Namun dia juga mengaku tak ingin menjadi gubernur debat.
"Kita ingin jadi gubernur rakyat dan ini komitmen mengapa saya akan terus melakukan di lapangan seperti 3 bulan ini. Bagi saya itu paling penting, bertemu langsung dengan rakyat, mencatat apa yang ingin mereka hadirkan untuk lingkungan mereka, jika itu memang sesuai dengan kapasitas seorang gubernur, tentu kita akan jadikan program-program sebagai solusi bagi warga Jakarta," katanya.(mdk/dan)