Agus mau bangun tanpa gusur: Ini perbedaan kita yang penting kreatif
Agus mau bangun tanpa gusur: Ini perbedaan kita yang penting kreatif. Ahok yang mendengar jawaban Agus pun mempertanyakan mengenai lahan 350 hektare yang bakal dipakai. Menurut Ahok, di sekitaran pemukiman bantaran kali merupakan jalan inspeksi.
Calon Wakil Gubernur DKI nomor urut dua Djarot Saiful Hidayat meminta penjelasan pasangan nomor 1 mengenai membangun ibu kota tanpa menggusur. Apalagi, kata Djarot, pasangan nomor 1 menyebut akan membangun di lahan 350 hektare sekitar pemukiman kumuh di bantaran sungai.
"Bagaimana bangun tanpa menertibkan hingga daerah yang melanggar dapat ditinggali layak?" kata Djarot debat cagub kedua di Hotel Bidakara, Jumat (27/1).
"Kami sih enggak sanggup makanya minta pendapat," timpal Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Calon Gubernur DKI nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono meyakini bisa membangun ibu kota tanpa menggusur dan itu merupakan komitmen mereka. Menurutnya, membangun dan meremajakan kampung di tempat sama yakni membuat bangunan menjadi vertikal dan tidak ganggu aliran sungai.
"Kami berbicara dengan aktivis dan masyarakat mereka mau bergeser sedikit untuk membangun hunian layak. Bukan rusunawa tetapi rusunami dan tempat usaha yang layak," katanya.
Ahok yang mendengar jawaban Agus pun mempertanyakan mengenai lahan 350 hektare yang bakal dipakai. Menurut Ahok, di sekitaran pemukiman bantaran kali merupakan jalan inspeksi.
"Jadi tak mungkin bangun di jalan inspeksi. Bagaimana 350 hektare enggak melanggar PP nomor 30 Tahun 2011?" tanya Ahok.
Agus pun menjawab pertanyaan Ahok. Namun sayangnya jawaban Agus tak menjawab perihal tak melanggar aturan tersebut.
"Ini difference (perbedaan) kami. Jika kami terpilih kami yakinkan akan mengelola mempercantik yang penting kreatif. Kita lihat negara lain bisa, kota lain bisa. Jangan alasan mempercantik ada alasan motif lain semena-mena hancurkan rumah depan mata mereka," kata Agus.(mdk/eko)