Ade Komarudin soal penolakan jadi ketua DPR: Itu biasa, santai saja
Sejumlah anggota DPR di paripurna menolak Ade Komarudin jadi ketua DPR.
Ketua DPR Ade Komarudin santai menanggapi penolakan dirinya sebelum dilantik jadi orang nomor satu di parlemen. Menurut dia, berbeda pendapat dalam dunia politik adalah hal yang biasa.
"Kalau pendapat beda itu biasa saja kali. Santai saja. Yang jelas tadi itu semua pimpinan fraksi sama. Terus kalau ada anggota yang tidak taat pada fraksinya ya sudah," kata Ade di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/1).
Menurut Politikus Partai Golkar tersebut, cara pengambilan keputusan penuh kritik itu biasa di DPR. Menurutnya, hujan interupsi itu bagian dari suara rakyat.
"Kita ini di sini tentu tidak mencapai atau menghadapi kesempurnaan apalagi politik. Kebenaran itu relatif. Jadi kalau lihat kayak gitu jangan kaget. Semua proses politik di sini begitu. Ya itulah gambaran 560 anggota dewan dan itulah gambaran masyarakat Indonesia," tuturnya.
Ade mengaku siap jika memang kala itu tak jadi dilantik. Namun dia tetap memiliki tekad akan memimpin parlemen.
"Kalau ada yang berbeda pendapat ya harus siap. Kalau kalah juga harus siap. Jangan masuk politik kalau mentalnya belum kuat," pungkasnya.
Baca juga:
Jadi Ketua DPR, Ade Komarudin akan hapus sekat antar partai & fraksi
Dihujani interupsi, Ade Komarudin tetap dilantik jadi ketua DPR
Ade Komarudin dilantik, PDIP dianggap hanya jadi kucing burik di DPR
Belum dilantik, Ade Komarudin sudah bilang 'Saya sekarang ketua DPR'
Paripurna pelantikan Ade Komarudin gaduh, Kubu Agung Laksono menolak
Rapat Bamus selesai, Ade Komarudin dilantik ketua DPR hari ini
Sekretaris Golkar faksi Setnov dan Ade Komarudin hadiri rapat Bamus