LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

4 Sindiran Jokowi kepada Prabowo

Jokowi dalam acara Rakernas NasDem beberapa kali menyentil kubu Prabowo di hadapan petinggi partai pengusungnya.

2014-05-29 05:45:00
Pilpres
Advertisement

Persaingan antara pasangan capres dan cawapres menjelang Pemilu presiden (Pilpres) semakin memanas. Semua cara digunakan untuk saling menjatuhkan lawan atau pesaingnya masing-masing.

Bahkan kini serangan tidak lagi dilancarkan oleh tim pendukung. Para capres pun kini mulai menyentil atau bahkan menyerang capres lainnya.

Hal itulah yang terjadi di Rakenas Partai NasDem Selasa (27/5) kemarin. Jokowi yang diundang dalam acara tersebut beberapa kali menyentil kubu Prabowo di hadapan petinggi partai pengusungnya.

Apa saja sentilan yang dilancarkan Jokowi kepada Prabowo? Berikut empat sentilan tersebut:

Jokowi sebut Prabowo hanya follower

Dalam acara rakernas Partai NasDem itu Jokowi di hadapan partai pendukungnya memperkenalkan baju yang akan dikenakannya selama Pilpres. Dalam kesempatan tersebut Jokowi menyatakan akan menggunakan kemeja kotak-kotak yang nyaris serupa yang dia kenakan saat Pilgub DKI.

Menurut Jokowi dirinya akan mengenakan baju kotak-kotak sedangkan cawapresnya, Jusuf Kalla akan mengenakan kemeja putih polos. Jokowi pun mengaku tidak akan menggunakan kemeja putih seperti saat deklarasi karena ditiru oleh kubu Prabowo-Hatta.

"Kemarin kan kita pakai putih-putih. Eh, di sana juga pake putih-putih. Trend setternya itu kita sebetulnya. Di sana itu hanya follower (pengikut)," ujar Jokowi kala itu yang disambut tawa oleh pendukungnya.

Advertisement

Koalisi bagi-bagi menteri

Jokowi menyebut ada perbedaan dalam koalisi yang mengusungnya dan koalisi kubu Prabowo. Menurut Jokowi, koalisi gemuk yang dilakukan Prabowo tidak lebih dari sekadar koalisi bagi-bagi jatah kursi menteri.

"Seluruh parpol pendukung kita bekerja sama tanpa syarat. Ini yang membedakan yang di sini dan di sana (kubu Prabowo)," ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, koalisi bukan sekadar bagi-bagi jatah kursi menteri. Menurut Jokowi, koalisi bagi-bagi menteri tradisi politik usang dan buruk.

"Kita ini memberikan pelajaran politik yang baik. Kita ketemu itu bukan urusan kursi menterinya berapa," ujar Jokowi.

Advertisement

Menteri utama

Golkar memutuskan untuk mendukung pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Partai Gerindra dikabarkan menawarkan jabatan Menteri Utama kepada partai berlambang pohon beringin itu.

Hal itu pun disentil oleh Jokowi. Menurut Jokowi, pemberian jabatan menteri utama tidak ubahnya sebagai politik bagi-bagi kursi ala Prabowo.

"Itu sudah tradisi lama, pola lama kita harus berani membangun nilai baru. Tradisi-tradisi baru, kalau gak ya kita akan seperti ini ketemu menterinya berapa, menteriya kurang tambah menteri utama, datang lagi beri 11 kursi datang lagi beri 8 kursi," ujar Jokowi.

Punya istri yang jelas

Dalam acara rakernas itu, Jokowi juga menyampaikan gagasan soal revolusi mental. Menurutnya revolusi mental punya kesamaan dengan restorasi Indonesia yang kerap didengungkan NasDem.

"Membangun negara bangsa harus dimulai pembangunan manusianya jangan didahulukan fisiknya. Manusianya dulu, mentalnya diisi, budi pekertinya diisi, sehingga manusia punya ideologi yang jelas, pemimpinnya juga punya....." ujar Jokowi terdiam sejenak.

Saat itulah muncul celetukan, 'punya istri yang jelas' dari para hadirin yang datang. Jokowi hanya tersenyum dan menjawab, "Saya belum berani ngomong seperti itu," ujar Jokowi yang disambut sorak sorai peserta Rakernas NasDem.

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.