33 Tahun jadi prajurit TNI, Pramono Edhie siap debat capres
Setiap peserta akan memaparkan visi dan misi serta saling menanggapi antara kandidat Capres.
Komite Konvensi Partai Demokrat akan menggelar debat kandidat para capres peserta konvensi. Debat dilakukan di dua kota, yakni Medan dan Palembang.
Salah satu peserta konvensi, Pramono Edhie Wibowo mengaku siap mengikuti debat terbuka yang digelar hari ini di Medan. Pramono tidak memiliki persiapan khusus untuk mengikuti debat.
"Kami akan diberikan kesempatan menyampaikan visi dan misi sebagai bakal Capres Demokrat," kata Pramono Edhie dalam keterangan tertulis, Selasa (21/1).
Menurut adik ipar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) ini, dirinya sudah siap secara mental mengikuti debat tersebut. Dia pun telah menyiapkan materi solutif dalam acara yang akan digelar di Istana Maimun, Medan pada Pukul 19.00 WIB nanti.
"Dengan latar belakang saya sebagai tentara selama 33 tahun 3 bulan saya banyak melakukan kunjungan ke daerah. Dari situ saya melihat betapa Indonesia negara luar biasa yang punya sumber daya alam besar," kata Pramono.
Topik pilihan: Partai Demokrat | Konvensi Capres Demokrat
Dengan potensi SDA besar itu, lanjut dia, sebenarnya kita bisa membangun Indonesia menjadi negara yang lebih baik lagi.
"Pengelolaan kemandirian pangan dan energi menjadi hal penting untuk diperhatikan. Apalagi dengan hasil alam yang melimpah sebenarnya kita tidak perlu impor lagi," terang dia.
Debat Capres Konvensi Demokrat ini akan dilakukan terbuka. Akan digelar di 10 kota dan diawali di Medan. Setiap peserta akan memaparkan visi dan misi serta saling menanggapi antara kandidat Capres.
Pada kesempatan tersebut, enam peserta konvensi lain yang hadir di antaranya, Irman Gusman , Gita Wirjawan , Dahlan Iskan , Hayono Isman dan Ali Masykur Musa .
Baca juga:
Ini surat pemecatan Gede Pasek oleh Demokrat
Sebut Syarief & Ibas langgar hukum, Pasek gugat surat pemecatan
Dipecat Demokrat, Pasek 2 pekan lagi resmi hengkang dari DPR
Jadi masa depan Indonesia, mahasiswa diminta tak golput
Ali Masykur Musa nilai Demokrat tak siap gelar konvensi