LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

3 Hari Jelang Munas, Airlangga Belum Daftar Caketum Golkar

Juru bicara panitia Munas Golkar, Christina Aryani mengatakan, hingga saat ini, sudah ada delapan nama yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua umum Golkar.

2019-11-30 19:53:39
Partai Golkar
Advertisement

Munas Partai Golkar bakal digelar pada 3 hingga 6 Desember 2019 di Hotel Ritz Carlton, Jakarta. Salah satu agenda Munas yakni pemilihan ketua umum periode 2019-2024.

Juru bicara panitia Munas Golkar, Christina Aryani mengatakan, hingga saat ini, sudah ada delapan nama yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua umum Golkar.

Mereka di antaranya Ridwan Hisjam, Agun Gunandjar Sudarsa, Indra Bambang Utoyo, Bambang Soesatyo dan Ali Yahya. Namun, Airlangga Hartarto disebut belum mendaftarkan diri.

Advertisement

"Pak Airlangga belum daftar, mungkin hari ini. Ini kan laporan tadi pagi," ucapnya usai menghadiri diskusi di Gado-Gado Boplo, Jakarta Pusat, Sabtu (30/11).

Menurut Christina, pendaftaran bakal calon ketua umum dibuka hingga 2 Desember 2019 di DPP Partai Golkar. Seluruh kader yang ingin menjadi ketua umun Golkar dipersilakan untuk mendaftarkan diri.

"Sebagai panitia kami welcome kepada semua kader. Kader muda sekalipun pede mau maju silakan. Kami terima welcome sama semua," ujarnya.

Advertisement

Dalam kesempatan ini, Christina juga menanggapi wacana kubu Bambang Soesatyo ingin menggelar Munas tandingan Partai Golkar. Christina meminta kubu Bamsoet berhenti melempar wacana.

"Nggk usahlah buat wacana Munas tandingan, siapa tahu nanti hasil Munas ini bikin happy-happy," ucapnya.

Christina mengatakan berbeda pilihan tak harus membuat kader Golkar menggelar Munas tandingan. Setiap kader bisa menyalurkan hak pilihnya melalui bilik suara Munas.

"Kedaulatan ini ada di pemilik suara. Suara itu ada di mereka dan mereka memiliki kedaulatan untuk menggunakan suaranya," pungkas dia.

Baca juga:
Pendukung Bamsoet Minta Kubu Airlangga Hentikan Intimidasi Pengurus DPD II
Ridwan Minta Airlangga Dapat Izin Tertulis dari Jokowi Sebelum Maju Caketum
SOKSI Nilai Dukungan Tertulis untuk Caketum Golkar Bentuk Kedewasaan Demokrasi
Sikap Otoriter Airlangga Dinilai Rawan Memecah Golkar
Hadapi Pilkada 2020, Golkar Banten Prioritaskan Kader Internal
PDIP dan NasDem Dinilai akan Diuntungkan Jika Airlangga Jadi Ketum Golkar
Jelang Munas, Golkar Disarankan Gelar Debat Publik Caketum

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.