LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ziarah makam WR Supratman, Puti bangkitkan semangat nasionalisme warga Jatim

Puti Guntur Soekarno dalam kampanye kali ini mendatangi makam pahlawan pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya, Wage Rudolf Soepratman di Surabaya.

2018-05-24 01:30:33
Puti Pramathana Puspa Seruni Paundrianagari Guntur Soekarno Putri
Advertisement

Puti Guntur Soekarno dalam kampanye kali ini mendatangi makam pahlawan pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya, Wage Rudolf Soepratman di Surabaya.

Dengan memakai kerudung warna pink, cucu Proklamator RI, Soekarno ini berharap kepada generasi penerus bangsa, supaya selalu mengenang jasa pahlawan.

Sebelum melangkahkan mengunjungi makam WR Supratman, ia melihat syair-syair di belakang persis patung WR Supratman. Ada tiga syair yang menurutnya adalah doa untuk bumi Indonesia.

Advertisement

Menurut Puti, sosok WR Soepratman memiliki kesamaan dengan kakeknya Bung Karno. "Beliau (WR Soepratman, red) usianya tidak jauh dengan kakek saya Bung Karno. Hanya beda 2 tahun lebih muda. Tentunya di dalam semangat kebangsaan mereka punya kesamaan," kata Puti kepada barisan pendukung setia Gus Ipul-Mbak Puti.

Dia mengungkapkan, kedatangannya untuk membangkitkan nasionalisme seluruh warga Surabaya dan Jawa Timur dan mengingat memori-memori sejarah pahlawan yang berjasa bagi bangsa Indonesia.

"Saya rasa tidak semua orang Surabaya mengetahuinya. Jadi kehadiran saya di sini sekalian ziarah dan ingin membangkitkan memori kolektif kesejarahan masyarakat Surabaya khususnya Jawa Timur," terangnya.

Advertisement

Puti berpesan bahwa semangat kreativitas WR Soepratman harus ditiru oleh para generasi bangsa. Sebab, di dalam menciptakan lagu Indonesia Raya dan beberapa lagu ciptaannya termasuk Di Timur Matahari, serta syair sastra-sastra lainnya membutuhkan kreativitas yang tinggi.

"Jadi yang bisa dipetik di sini adalah semangat kreativitas WR Soepratman," katanya.

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.