Yusuf Rizaldi kabur ke Medan saat mengobati pasien
Yusuf menempuh perjalanan darat dari Jakarta hingga Medan.
Yusuf Rizaldi, pengontrak rumah yang meledak di Beji Depok, Jawa Barat, Minggu (9/9), sedang berada di kawasan Kebon Jeruk saat ledakan terjadi. Dia langsung kabur saat mengetahui peristiwa itu.
"Saat itu dia berada di rumah pasiennya di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Dia mengetahui kejadian itu dari pasiennya," jelas Kabid Humas Polda Sumut Kombes Heru Prakoso, Kamis (13/9).
Setelah mengetahui adanya ledakan, Yusuf langsung meninggalkan pasiennya. Dia menuju Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat. Dari sana dia naik bus ke Merak, Banten. Setelah menyeberang ke Lampung, dia naik bus lagi ke Pekanbaru, Riau, sebelum bertukar bus menuju Terminal Pinang Baris, Medan. Dari Medan, Yusuf naik bus lagi ke rumah orang tuanya di Pangkalan Susu, Langkat.
"Pengakuannya, dia tiba di Pangkalan Susu kemarin, setelah dinasihati ibunya, dia kemudian menyerahkan diri," ujar Heru.
Berdasarkan keterangan tetangganya di Petojo, Gambir, Yusuf dikenal memiliki keahlian pengobatan bekam dan rukyah.
Seperti diberitakan, Yusuf menyerahkan diri ke Polsek Pangkalan Susu, Langkat, Sumatera Utara, Rabu (12/9). Dia menyerahkan diri setelah dinasihati ibunya. Dia diantar orang tua dan adik-adiknya ke Polres.
Yusuf jadi buronan setelah terjadi ledakan bom di rumah yang disewanya di Beji Depok.(mdk/bal)