Yenny Wahid lihat Jenderal Gatot berbaju koko: Boleh juga jadi santri
Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto batal hadir dalam acara sewindu Gus Dur.
Sewindu Haul Gus Dur yang digelar di kediamannya yaitu di Jalan Warung Silah, Ciganjur, Jakarta Selatan, Jumat (22/12). Dalam acara tersebut turut dihadiri oleh para tokoh agama dan para politisi.
Pantauan merdeka.com, bukan hanya masyarakat biasa saja yang datang dalam acara Haul Gus Dur, tapi juga terlihat adanya Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Jenderal (Purn) Sutarman, Jenderal Gatot Nurmantyo, Kabaintelkam Polri Komjen Pol Lutfhi Lubihanto, Mahfud MD dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Ketua PBNU Said Aqil Siroj, Imam Besar Masjid Istiqlal Nazarudin Umar, Bupati Trenggalek Emil Dardak, Marwan Ja'far, pedangdut Cici Paramida, Group Musik Bimbo dan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul.
Namun, dalam Sewindu Haul Gus Dur saat ini Kapolri Jenderal Tito Karnavian tak dapat hadir yang sebelumnya sudah dijadwalkan untuk hadir dalam acara tersebut.
"Kapolri diwakili Kepala Intelijen Polri, Komisaris Jenderal Lutfi Lubihanto. Selamat datang pak," kata Ketua Panitia Penyelenggara Sewindu Haul Gus Dur, Zannuba Ariffah Chafsoh alias Yenny Wahid di lokasi, Ciganjur, Jakarta Selatan, Jumat (22/12).
Tak hadirnya Kapolri, karena Mantan Kepala BNPT ini mendadak harus menghadiri acara rapat terbatas di Bali yang langsung diperintahkan oleh Presiden Joko Widodo.
"Pak Kapolri sedianya hadir, tapi tidak jadi, karena menghadiri rapat terbatas dengan presiden di Bali," ujarnya.
Namun, bukan hanya Tito saja yang tak dapat menghadiri Sewindu Haul Gus Dur. Tapi juga Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang juga dijadwalkan akan hadir namun tak dapat memenuhi undangan tersebut.
Tak hadirnya Hadi, tapi telah digantikan oleh Jenderal Gatot Nurmantyo, yang hadir dengan mengenakan pakaian gamis berwarna putih dengan terusan celana bahan berwarna hitam dan mengenakan kopiah berwarna hitam.
"Selamat datang bapak Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Tapi pak Gatot sekarang tidak jadi Panglima TNI. Mungkin beliau boleh juga jadi santri," tandasnya.
Sampai saat ini, acara Haul Sewindu Gus Dur yang dihadiri ratusan umat muslim ini masih terus berlangsung. Semakin malam justru semakin banyak atau ramai orang berbondong-bondong menyambangi atau menghadiri acara tersebut.
(mdk/ded)