Wulan mengadu ke polisi dianiaya suami yang PNS hingga luka lebam
Wulan mengakui suaminya, Idan, temperamental. Dia juga menyatakan sudah sering dianiaya suami.
Wulan, seorang wanita muda, warga Desa Barugbug, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Wulan mengaku dianiaya suaminya bernama Idan, merupakan pegawai negeri sipil, hingga mengalami sejumlah luka lebam mulai dari kepala bagian belakang, pelipis dan mata, hingga tangan.
Senin (4/1), Wulan yang ditemani keluarga dan orangtuanya mendatangi pelayanan perlindungan anak dan perempuan di Polres Karawang. Dia melaporkan kasus menimpanya. Kepada polisi, Wulan mengaku dia dianiaya dengan alasan tidak jelas. Dia dihajar secara membabi buta oleh suaminya.
Dari keterangan Wulan, suaminya bekerja sebagai PNS di Pemkab Karawang memang dikenal mudah marah dan kerap melakukan aksi serupa. Namun, aksi terparah dilakukannya pada Minggu (3/1) kemarin, hingga korban mengalami sejumlah luka.
"Suami saya memang cepat marah, tanpa alasan yang jelas suka melakukan penganiayaan. Tapi kemarin dia sudah kelewatan, dia menganiaya saya hingga saya kaya begini," kata Wulan di Mapolres Karawang.
Sementara atas kasus yang menimpa anaknya, orangtua Wulan, Tarmidi, meminta polisi segera memproses dan menangkap pelaku. Dia juga mendesak supaya pelaku dihukum setimpal.
"Pokoknya kami sebagai keluarga tidak terima dengan perlakuan pelaku. Kami minta polisi untuk segera menangkap dan menjeratnya dengan hukuman yang setimpal," kata Tarmidi.
Baca juga:
Datangi pemuda berjoget di pinggir jalan, polisi dipukuli warga
2 Anaknya aniaya polisi, politikus Golkar Sulsel malah minta damai
Saling lapor, dua keluarga bertetangga sama-sama jadi tersangka
Usai pesta miras, tiga pria ini malah bakar kios dan gerobak bubur
Tagih sisa uang kencan, waria ini malah dibacok pelanggannya