WN Jerman yang ditembak di Papua dievakuasi ke Singapura
Dietmer Pieper (55) yang ditembak di Papua, akan dievakuasi ke Singapura. Namun waktu evakuasi belum dipastikan
Warga negara Jerman yang menjadi korban penembakan di pantai Base G Jayapura, Dietmer Pieper (55) akan dievakuasi ke Singapura. Namun waktu evakuasi belum dipastikan karena masih menunggu pemberitahuan dari Kedubes Jerman di Jakarta dan pihak asuransi.
"Sejak kemarin (Rabu, 30/5) sudah ada pembicaraan antara tim dokter, pihak asuransi dan Kedubes Jerman tentang rencana evakuasi korban, " kata Kepala Dinas Kesehatan Papua Joseph Rinta, Kamis (31/5). Demikian ditulis antara.
Sambil menunggu kapan evakuasi dilakukan maka pihaknya terus memantau kondisi korban yang hingga kini masih dirawat di ruang ICU RSUD Jayapura. Kondisi korban secara menyeluruh dalam keadaan stabil, namun Dietmer masih seringkali mengeluh kesakitan sehingga tim dokter memberinya obat penenang. Korban sempat dioperasi guna menghentikan perdarahan akibat luka tembak yang dialaminya.
Menurut Rinta, korban akan dievakuasi langsung ke Singapura dengan menggunakan pesawat khusus yang juga berfungsi sebagai rumah sakit. Saat ini pihaknya terus mempersiapkan kondisi korban untuk melakukan perjalanan jauh.
"Mudah-mudahan kondisinya terus membaik sehingga bisa dievakuasi," harap Rinta.
Korban ditembak saat bersama istrinya Eva Medina yang berkebangsaan Spanyol berada di pantai Base G Kodya Jayapura, oleh orang tak dikenal (OTK), Selasa (29/5).
Dietmar Pieper (55) berkebangsaan Jerman memegang paspor ber no C1WVZVXNL yang berlaku hingga 12 Januari 2019, sedangkan istri korban Eva Medina yang berkebangsaan Spanyol dengan paspor no P ESP X 463056 berlaku hingga 28 Januari 2014.(mdk/ian)