LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Wiranto soal tudingan Rhoma: Enggak usah duga-duga datang ke kantor saya

Wiranto soal tudingan Rhoma: Enggak usah duga-duga datang ke kantor saya. Dia menuturkan, dalam Rakorsus yang diadakannya, bukan hanya mengundang ketua kamar peradilan PTUN. Tapi semua pihak yang menyangkut pemilu, guna pemilu berjalan aman, tertib, lancar, dan sukses.

2018-04-11 12:59:42
wiranto
Advertisement

Menko Polhukam Wiranto mengundang Ketua Umum Partai Islam Damai Aman (Idaman) Rhoma Irama ke kantornya. Hal ini menyusul tudingan Rhoma Irama, yang menyebut Wiranto melakukan intervensi kepada ketua kamar peradilan PTUN saat Rapat Koordinasi Khusus tentang Pemilu.

"Namanya dugaan biar saja, silakan. Tetapi lebih baik enggak usah duga-duga. Datang ke kantor saya, bicara dengan Menko Polhukam, kita dialogkan. Nanti bisa jelas. Ketimbang ada dugaan di media sosial," ucap Wiranto di kantornya, Jakarta, Rabu (11/4).

Dia menilai apa yang diputuskan dalam PTUN, pasti memiliki dasar. Selain itu tentu saja dengan melakukan sejumlah kajian.

Advertisement

"Yang bersangkutan melakukan upaya-upaya hukum, itu sah-sah saja. Dan tatkala upaya hukum itu sudah dijatuhkan, ya memang itu keputusan yang sudah bagian dari proses penelitian yang cukup akurat," tegas Wiranto.

Dia menuturkan, dalam Rakorsus yang diadakannya, bukan hanya mengundang ketua kamar peradilan PTUN. Tapi semua pihak yang menyangkut pemilu, guna pemilu berjalan aman, tertib, lancar, dan sukses.

"Sehingga saya waktu itu, KPU kita undang, Bawaslu, kemudian Kemendagri kita undang. Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian, BIN, Kapolri, Panglima TNI, semuanya kita undang untuk masing-masing sinkronkan ini. Kita harmoniskan," ungkap Wiranto.

Advertisement

Mantan Ketua Umum Hanura itu, menjelaskan, jika mengundang ketua kamar peradilan PTUN, itu tidak ada urusannya dengan Ketua PTUN. Ini diundang pejabat MA.

"Untuk Pengadilan TUN, saya kira yang kita undang bukan Ketua Pengadilannya. Yang kita undang Kepala Kamar PTUN. Sehingga itu dari MA, pejabat MA yang ngurusi masalah TUN. Ya, jadi enggak ada urusan dengan pengadilannya," tukas Wiranto.

Dia juga menjelaskan, mengundang lembaga yang berkaitan dengan Pemilu, bukan untuk diintervensi. Apalagi melakukan intervensi untuk partai politik.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Idaman gagal ikut Pemilu 2019, Rhoma Irama bakal melapor ke Tuhan
PTUN tolak gugatan idaman, Rhoma Irama tuding ada intervensi Wiranto
PTUN tolak gugatan, Partai Idaman gagal ikut Pemilu 2019
Jika Partai Idaman kalah di PTUN, Rhoma Irama akan 'melaporkan' ke Tuhan
Nasib Partai Idaman ikut Pemilu 2019 diputuskan PTUN hari ini
Tak lolos jadi peserta Pemilu, Partai Idaman gugat KPU ke PTUN
Ditolak Bawaslu, Partai Idaman lanjut gugat KPU ke PTUN

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.