LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Wiranto sebut konsep kerja Koopsusgab masih disusun

Menko Polhukam Wiranto mengatakan, pembentukan Komando Operasi Khusus Gabungan pemberantasan terorisme masih disusun konsepnya oleh aparat keamanan. Namun, dia masih enggan menjelaskan bagaimana nanti cara penggabungannya.

2018-05-17 22:10:01
Komando Operasi Khusus Gabungan
Advertisement

Menko Polhukam Wiranto mengatakan, pembentukan Komando Operasi Khusus Gabungan pemberantasan terorisme masih disusun konsepnya oleh aparat keamanan. Namun, dia masih enggan menjelaskan bagaimana nanti cara penggabungannya.

"Biarkan aparat keamanan menyusun konsep-konsep penanggulangan terorisme. Enggak usah kemudian gimana caranya, penggabungannya gimana saja. Itu kan sudah memberitahu kepada musuh apa yang akan kita lakukan namanya. Kan enggak bagus," ucap Wiranto di kantornya, Jakarta, Kamis (17/5/2018).

Dia pun juga sudah meminta pihak berwenang untuk tidak membicarakan hal ini kepada publik.

Advertisement

"Saya minta maaf untuk tak menjelaskan apa yang kita lakukan. Apa yang akan kita gunakan, caranya bagaimana. Saya sudah minta kepada aparat keamanan untuk tidak menjawab," jelas Wiranto.

Sebelumnya, Moeldoko menyebut, pasukan Komando Operasi Khusus Gabungan sudah disiapkan. Mereka bisa digerakkan kapan saja jika terjadi serangan teror.

Dia menambahkan, tidak perlu menunggu Peraturan Presiden (Perpres) baru satuan ini bergerak. "Enggak perlu payung hukum," kata dia.

Advertisement

Wiranto menambahkan, kerja Komando Operasi Khusus Gabungan di bawah koordinasi Panglima TNI. Namun, mereka tetap bekerja sama dengan anggota Kepolisian.

Komando Operasi Khusus Gabungan dibentuk saat Moeldoko menjabat sebagai Panglima TNI. Namun sempat dibekukan. Melihat serangan teror beruntun terjadi beberapa hari belakangan, tidak tertutup kemungkinan satuan ini terus diaktifkan.

"Kalau perlu seterusnya (digunakan Komando Operasi Khusus Gabungan) karena lingkungan strategik yang berkembang saat ini diperlukan seperti itu," ucapnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
BNPT dukung pengaktifan kembali Koopsusgab untuk berantas terorisme
Aktivis HAM sarankan pembentukan Koopssusgab disertai PP atau Perpres
4 Ketangguhan Kopassus, tim yang diperbantukan lawan teroris
RUU Terorisme diketok, Polri makin garang atau abuse of power?
Wakapolri sebut ada UU soal TNI terlibat perangi teroris

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.