LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Wiranto Nilai Penegakan Hukum Pelaku Pembakaran Hutan Kurang Keras

Wiranto mengatakan, akan mengajak masyarakat tradisional dan perusahaan korporasi untuk lebih ikut dalam penanggulangan kebakaran hutan ini. Selain itu, Wiranto menjelaskan, pihaknya juga akan mengaktifkan pasukan kebakaran hutan dari Pemda, TNI dan Polri.

2019-08-21 19:20:45
wiranto
Advertisement

Menko Polhukam Wiranto menilai, penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan atau lahan masih dianggap kurang keras dan tegas. Untuk itu, dia akan mengajak elemen masyarakat untuk membantu melakukan pengawasan dan penanggulangan kebakaran hutan.

"Kita ada laporan bahwa penegakan hukum kurang keras, kurang tegas untuk berantas pembakar-pembakar hutan yang liar itu," katanya di kantornya, Jakarta, Rabu (21/8).

Dia mengatakan, akan mengajak masyarakat tradisional dan perusahaan korporasi untuk lebih ikut dalam penanggulangan kebakaran hutan ini. Selain itu, Wiranto menjelaskan, pihaknya juga akan mengaktifkan pasukan kebakaran hutan dari Pemda, TNI dan Polri.

Advertisement

"Masyarakat tradisional, mencoba, dan perusahaan yang mengarahkan, mengajak rakyat soal (penanggulangan) kebakaran hutan," ujarnya.

Wiranto mengungkapkan, sampai saat ini belum ada laporan atau protes dari negara lain soal asap dari dampak kebakaran hutan di Indonesia.

"Dari Kemenlu juga sudah menyampaikan sementara ini belum ada protes dari negara lain. Karena belum ada yang namanya asap yang keluar ke perbatasan," terangnya.

Advertisement

Dia berharap, agar tidak ada protes dari negara lain. Sebab jika sudah menjadi perbincangan internasional, Indonesia dianggap tidak bisa menangani kebakaran hutan.

"Kalau ada kebakaran menjadi perhatian dunia. Kita menjadi bahan pembicaraan internasional, bahwa seakan tak bisa menjaga paru-paru dunia itu. Oleh karena itu, ini tugas yang cukup berat. Tetapi mulia yang harus dilaksanakan," tutup Wiranto.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
BNPB Catat Luas Lahan Terbakar Mencapai 135.000 hektare, Terbanyak di NTT
15 Hektare Kawasan Gunung Guntur Garut Terbakar
Strategi Pemerintah Lawan Kebakaran Hutan
Wiranto Sebut 99 Persen Kasus Kebakaran Hutan karena Ulah Manusia
APP Sinar Mas Terjunkan 7 Regu dan Heli Super Puma Padamkan Kebakaran di Pelalawan
Gubernur Sumsel Duga Kebakaran Lahan di Muba Disebabkan Ulah Mafia Tanah
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Jarak Pandang Cuma 1,5 Kilometer

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.