Wiranto: Minggu depan mulai bangun barak permanen siap huni di Palu
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto memprediksi, butuh dua tahun untuk kembali membangun Kota Palu, Sulawesi Tengah, pasca dilanda gempa dam tsunami. Wiranto mengatakan, waktu dua tahun ini ditargetkan pemerintah untuk rekonstruksi dan rehabilitasi.
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto memprediksi, butuh dua tahun untuk kembali membangun Kota Palu, Sulawesi Tengah, pasca dilanda gempa dam tsunami. Wiranto mengatakan, waktu dua tahun ini ditargetkan pemerintah untuk rekonstruksi dan rehabilitasi.
"2 Tahun Palu bisa normal kembali. Tapi untuk status tanggap darurat satu atau dua bulan lebih supaya bisa normal," ujar Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam Jakarta Pusat, Jumat (5/10).
Wiranto mengungkapkan, pemulihan dilakukan dengan pembangunan sejumlah infrastruktur. Menurutnya, dalam waktu dekat, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan membangun barak bagi pengungsi.
"Minggu depan kita mulai pembangunan barak yang permanen siap huni dan teratur sederhana tapi lengkap ada dapur, MCK," katanya.
Dia menururkan, pembangunan barak dilakukan sambil menunggu konstruksi rumah yang juga akan dibangun pemerintah. Sedikitnya ada 65 ribu orang yang kini tengah mengungsi sebagai korban gempa dan tsunami.
"Mereka ada yang mengungsi karena tidak punya rumah, ada yang punya rumah tapi trauma sehingga melakukan kemping keluar rumah dan berdiam di luar rumah," ucapnya.
Wiranto memastikan sepekan pasca gempa dan tsunami di Sulteng, seluruh kantor pemerintah sudah mulai dibuka kembali. Pemerintah juga akan mulai membangun barak sekolah agar siswa bisa kembali mendapatkan fasilitas pendidikan.
"Barak kita bangun untuk sekolah karena sekolahnya hancur dan enggak bisa dipakai. Makanya tanggap darurat enggak boleh terlalu lama supaya anak-anak enggak terganggu sekolahnya," pungkas dia.
Reporter: Lisza Egeham
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Pemerintah usulkan 2 tempat ini jadi kuburan massal korban tsunami Palu
AS gelontorkan dana Rp 60 miliar buat bantu korban gempa Sulawesi Tengah
Prajurit Marinir bersenjata jaga Kota Palu pascagempa dan tsunami
Wiranto: 1.648 Korban tewas gempa dan tsunami Sulteng sudah dimakamkan
Usai diguncang gempa, Palu Grand Mal bakal segera dibuka pemiliknya
Orang kaya Hong Kong sumbang Rp 70 miliar untuk korban bencana Palu dan Donggala