Wayan Koster Bakal Jelaskan ke Bawaslu Soal Dugaan Kampanye di Acara Polda Bali
Dia kembali menegaskan, saat itu memang tidak mengajukan cuti kampanye karena acara digelar hari Minggu. Soal ajakan memilih Jokowi, katanya, murni spontanitas.
Gubernur Bali I Wayan Koster siap datang jika Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bali memanggil dirinya atas dugaan kampanye pada acara Milenial Road Safety Festival. Di acara itu, Koster meminta anak muda yang hadir memilih Jokowi sambil mengacungkan satu jari di Lapangan Renon, Denpasar, Minggu (17/2) lalu.
"Iya tidak apa-apa dilaporin. Nanti biar Bawaslu yang proses. Nanti kita akan ikuti prosesnya apa yang akan dilakukan Bawaslu," kata Koster di Denpasar, Bali, Kamis (21/2).
Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi wilayah Bali menyerahkan sejumlah bukti-bukti kegiatan yang dihadiri Koster hingga diduga melakukan kampanye.
Dia kembali menegaskan, saat itu memang tidak mengajukan cuti kampanye karena acara digelar hari Minggu. Soal ajakan memilih Jokowi, katanya, murni spontanitas.
"Itu hari libur, karena itu tidak perlu cuti. Kemudian saya juga tidak menggunakan fasilitas negara waktu itu, dan itu tidak di design secara khusus tetapi spontanitas," jelasnya.
Koster mengklaim jika paslon nomor 2 atau Prabowo-Sandi membuat acara yang sama tidak akan mempermasalahkannya.
"Kalau nomor 2 bikin acara yang sama kan boleh juga. Kita tidak ributin. Namanya juga tahun politik, kan mesti aktif begitu. Belum, belum ada," jelasnya.
Baca juga:
Kampanyekan Jokowi di Acara Polda Bali, Gubernur Bali Lakukan Pelanggaran Kampanye?
Gubernur: Bali Larang Penggunaan Kantong dan Sedotan Plastik Serta Styrofoam
Gubernur Bali Tegaskan Belum Terima Surat Izin Lokasi Rreklamasi Teluk Benoa
Koster Ingin Partisipasi Pemilu 2019 di Bali lebih dari 70 Persen
PDIP targetkan kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Bali capai 80 persen
Wayan Koster-Cok Ace pimpin Bali, Hasto akan tari Kecak 3 jam pekan depan
Gubernur Koster ancam tindak tegas pelancong asal China penjual tiket murah ke Bali