LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Waspada, penculikan anak marak di Sukabumi untuk dijadikan pengemis

Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat meminta pihak kepolisian mengusut hingga tuntas kasus penculikan terhadap dua anak di bawah umur. Menurutnya, kasus seperti ini harus diungkap hingga ke akarnya.

2016-10-17 05:00:00
Penculikan Anak
Advertisement

Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat meminta pihak kepolisian mengusut hingga tuntas kasus penculikan terhadap dua anak di bawah umur.

"Kasus penculikan terhadap dua bocah yakni SA (10) dan F (8) warga Kampung Cibatu Pos RT 27 RW 07, Kecamatan Cisaat merupakan kejahatan yang luar biasa, apalagi korbannya dieksploitasi untuk dijadikan pengemis," kata Ketua KPAID Sukabumi Dian Yulianto di Sukabumi, Minggu (16/10).

Menurutnya, kasus seperti ini harus diungkap hingga ke akarnya. "Jangan sampai ada lagi anak yang menjadi korban penculikan dan eksploitasi dan dari data pihaknya kasus ini merupakan yang pertama di Kabupaten Sukabumi."

Selain merusak masa depan si anak, juga bisa menimbulkan kekhawatiran tidak hanya dari kalangan orang tua saja, tetapi seluruh elemen masyarakat, karena jika tidak terungkap khawatir ada anak lainnya bisa menjadi korban.

Diduga kasus ini si penculik tidak melakukan aksinya sendiri, tetapi berbentuk sindikat apalagi informasinya ada tiga orang yang mengeksploitasi kedua korban. Walaupun salah satu dari korban berhasil ditemukan dan diselamatkan oleh warga saat berada di Cianjur.

"Harus diungkap hingga akarnya, karena kasus ini bisa dikatakan kejahatan luar bisa," tambahnya.

Di sisi lain, Dian mengatakan untuk antisipasi terulangnya kejadian tersebut peran serta orang tua dalam mengawasi anaknya baik di lingkungan maupun luar rumah harus diperketat.

Selain itu, si anak harus dibekali agar tidak mudah percaya dan dekat dengan orang yang baru dikenal dan harus berani memberontak jika dipaksa oleh orang lain yang tidak dikenalnya.

"Untuk mengantisipasi terjadinya kasus ini terulang kembali, seluruh elemen masyarakat harus bersatu dan saling mengawasi terhadap anak-anak yang ada di lingkungan kita," tandasnya.

Baca juga:
Waspada, ada sindikat penculikan anak buat dijadikan pengemis
Bawa kabur ABG perempuan sampai Semarang, 4 pria asal Bogor diciduk
4 Remaja wanita dan satu pria diamankan usai pesta narkoba dan seks
Larikan pacar yang masih SMP, Afri dibekuk polisi
Kena bujuk rayu sopir, gadis 14 tahun serahkan kehormatan di gubuk

Advertisement
(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.