LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Waskita Karya sebut penyebab banjir di Palembang akibat sampah proyek LRT

PT Waskita Karya (Persero) mengakui banjir di Palembang akibat sampah sisa proyek light rail transit (LRT). Untuk mengatasinya akan dibangun manhole (lubang kontrol) di titik-titik banjir.

2018-10-18 04:34:00
LRT
Advertisement

PT Waskita Karya (Persero) mengakui banjir di Palembang akibat sampah sisa proyek light rail transit (LRT). Untuk mengatasinya akan dibangun manhole (lubang kontrol) di titik-titik banjir.

Hal itu dikemukakan General Manager Operasional Waskita Karya LRT Sumsel, Bambang Priambodo dalam rapat koordinasi penanganan banjir di sepanjang jalur LRT Sumsel di rumah dinas Wali Kota Palembang, Rabu (17/10).

Menurut dia, kotoran atau sampah akibat pembangunan LRT kemungkinan mengendap dalam selokan sehingga tersumbat. Hal itu membuat air tidak maksimal mengalir yang berakibat banjir.

Advertisement

"Sebenarnya bukan existing (pembangunan) LRT yang mengganggu, tapi mungkin ada (sampah) yang belum dibersihkan, sehingga terjadi pengendapan lumpur yang sangat dalam dan mengganggu saluran air," ungkap Bambang.

Dari pantauannya, ada beberapa titik yang menjadi langganan banjir, semuanya daerah lintasan LRT. Di antaranya sepanjang Jalan Kolonel H Barlian (Damri, Punti Kayu), Simpang Polda, Jalan Sudirman dan seputaran Kantor Gubernur Sumsel yang berada di Jalan Kapten A Rivai.

"Yang mencolok saat ini di Jalan A Rivai," ujarnya.

Advertisement

Untuk mengatasi masalah tersebut, pihaknya akan membangun menhole di tengah jalan maupun median jalan. Dengan begitu, penumpukan sampah akan mudah diangkat.

"Ada beberapa titik yang dibangun, misalnya di Jalan Kapten A Rivai dua titik, di stasiun LRT Ampera empat titik, nanti ada juga sodetannya. Untuk biayanya tidak terlalu besar," kata dia.

Dikatakan, beberapa menhole sudah dibangun seperti di kawasan Punti Kayu. Hanya saja, keberadaannya tidak maksimal menekan genangan lantaran air masuk ke pemukiman penduduk. "Solusinya ada kolam retensi di sana. Mungkin nanti dibangun oleh PU PR," pungkasnya.

Baca juga:
Mandailing Natal banjir bandang, polisi selidiki dugaan illegal logging
Sebagian pengungsi banjir bandang Mandailing Natal sudah kembali ke rumah
12 Santri madrasah meninggal dalam banjir bandang di Mandailing Natal
Banjir bandang dan tanah longsor di Mandailing Natal, 17 orang tewas
Banjir bandang di Mandailing Natal, 17 korban meninggal dunia

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.