Waseso perintahkan BNN cari bos MG: Kalau tak bisa hidup, mati tak apa
Waseso perintahkan BNN cari bos MG: Kalau tak bisa hidup, mati tak apa. Mantan Kabareskrim itu mengaku masih belum menemukan lokasi persembunyian pelaku. Tim saat ini masih bergerak menyelidiki keberadaannya.
AA alias RD, pemilik diskotek MG masih menjadi buronan. Kepala BNN Komjen Budi Waseso mengatakan telah memerintahkan jajarannya untuk menembak RD kalau menemukannya.
"Sudah instruksikan kepada anggota kalau tak bisa tangkap hidup, mati pun tak apa. Saya sudah instruksikan bilamana dia melarikan diri tembak saja," ujar Budi di kantor BNN Pusat, Cawang Jakarta Timur, Rabu (27/12).
Mantan Kabareskrim itu mengaku masih belum menemukan lokasi persembunyian pelaku. Tim saat ini masih bergerak menyelidiki keberadaannya.
"Kita sedang dalami pelaku utama, masih belum ditemukan sedang kita ikuti," ucap dia.
Sementara itu, BNN juga menelusuri importir prekusor yang mendistribusikan kepada RD. Budi menuturkan impor sendiri legal namun jalur distribusinya dimainkan oleh oknum.
"Ada penyalahgunaan oknum, sedang kita kembangkan. Prekursornya legal pendistribusiannya ilegal," tukas dia.
Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) menetapkan pengelola diskotek MG Internasional Club bernama Rudi masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait dengan pabrik narkoba di tempat hiburan tersebut. Pemilik bernama Rudi itu resmi ditetapkan sebagai DPO setelah BNN melakukan penggerebekan diskotek berada di Jalan Tubagus Angke, Jakarta Barat, itu pada Minggu (17/12) dini hari.
Dalam penggerebekan itu petugas BNN menemukan laboratorium memproduksi narkotika. Lima orang pengedar sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.
"Kami menetapkan satu orang yang bernama Rudi diduga adalah pemilik, pengelola operasional dan penanggung jawab di tempat hiburan MG," kata Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari dalam keterangannya di Jakarta.
(mdk/eko)