LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

'Warung Berbagi' Cara Warga Pekanbaru Saling Membantu di Tengah Pandemi Covid-19

Warung tenda sederhana dengan konsep kaki lima berdiri di dekat monumen Bundaran Keris, Kota Pekanbaru, Jumat. Siapa pun boleh datang dan tidak wajib membayar. Warung Berbagi dijadwalkan hanya buka dua hari dalam seminggu, yakni pada Selasa dan Jumat pada pukul 07.00 hingga 09.00 WIB.

2020-06-05 22:03:00
Kisah Inspiratif
Advertisement

Sejumlah dermawan di Kota Pekanbaru, Riau, berinisiatif mendirikan Warung Berbagi. Pengunjung yang datang boleh makan sepuasnya dan tidak wajib membayar.

Warung tenda sederhana dengan konsep kaki lima berdiri di dekat monumen Bundaran Keris, Kota Pekanbaru, Jumat. Sejumlah pengunjung mengaku mengetahui keberadaan tempat itu dari media sosial.

"Saya diberi tahu istri saya yang melihat di Instagram ada Warung Berbagi. Kebetulan saya belum sempat sarapan karena dari pagi langsung kerja," kata Robi (36), petugas kebersihan di instansi pemerintahan di Pekanbaru. Demikian dikutip dari Antara, Jumat (5/6).

Advertisement

Ia merasa terbantu dengan adanya tempat tersebut apalagi saat ini kondisi serba sulit akibat wabah COVID-19. "Bagus ini untuk bantu orang, apalagi sekarang gajinya telat ke luar," kata Robi yang mengaku berstatus pegawai kontrak.

Hal serupa juga diutarakan oleh Agustin (47), seorang pemulung yang ikut menyicipi makanan di Warung Berbagi bersama anaknya. Ia mengatakan tidak tahu siapa pemilik Warung Berbagi.

"Saya tidak tahu punya siapa, saya langsung dipanggil dan disuruh makan. Terima kasih banyak, semoga murah rezeki dan berkah untuk pemiliknya," kata Agustin.

Advertisement

Sejumlah dermawan yang menggagas Warung Berbagi di Pekanbaru tidak bersedia identitasnya dipublikasikan oleh ANTARA. Mereka mengaku melakukan hal tersebut untuk menolong masyarakat dari semua lapisan masyarakat.

"Ini tidak khusus untuk orang tidak mampu saja, tapi semua orang. Awalnya mau digratiskan, tapi takutnya orang malah segan data. Akhirnya terserah orang mau bayar seikhlasnya, tidak membayar pun tidak apa-apa," ujar salah satu penggagas Warung Berbagi.

Di Warung Berbagi tidak ada kasir, melainkan sebuah kotak bertuliskan 'KOTAK BERBAGI' bagi pengunjung yang ingin membayar seikhlasnya.

Warung Berbagi dijadwalkan hanya buka dua hari dalam seminggu, yakni pada Selasa dan Jumat pada pukul 07.00 hingga 09.00 WIB.

Baca juga:
Kocak Sejak Kecil, Ternyata Ini Rahasia Kelucuan dan Kesuksesan Sule
Sule Ungkap saat Hidup Susah Jualan Permen Karet & Ngamen, Ayah Dagang Bakso
Mengenal Ateng, Tukang Tambal Ban yang Kini Miliki 8 Perusahaan
Kisah Warga Bone Bolango Hibahkan Kebun & Sawah untuk Pemakaman Jenazah Covid-19
Berbekal Nasi Tahu, Ini Kisah Perjuangan Putra Asal Papua Masuk Seleksi Prajurit TNI
Kisah Inspiratif Sekelompok Remaja Ini Buktikan Arti Pertemanan, Bikin Haru

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.