LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Warga terinfeksi antraks bakal dirawat di ruang isolasi RS Wates

Warga terinfeksi antraks bakal dirawat di ruang isolasi RS Wates. Awalnya, 16 warga ini diduga terkena gigitan serangga Tomcat. Namun setelah dilakukan penelitian lebih mendalam, ternyata warga tersebut terkena Antraks.

2017-01-20 09:00:01
Kulon Progo
Advertisement

16 Warga Dusun Ngroto, Ngaglik, dan Penggung, Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Kulon Progo tertular virus antraks usai menyantap hewan sembelih. Ditemukannya Antraks di Kabupaten Kulonprogo membuat Pemkab Kulonprogo maupun Pemda DIY mengambil langkah antisipatif dalam penangannya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY, Pembayun Setyaningastutie mengatakan, sudah melakukan prosedur yang ada jika ada dugaan suatu penyakit diidap masyarakat. Salah satunya dengan menyiapkan satu ruang isolasi di RSUD Wates untuk kemungkinan terburuk jika ada kasus tersebut.

"Kita melakukan yang terindikasi sesuai prosedur. Khususnya di RS Wates sudah ada ruang isolasi. Bisa positif dan negatif. Tapi kita ambil kemungkinan terburuk. Semua puskesmas dan RS Wates menyediakan layanan," ujar Pembayun saat dihubungi, Kamis (19/1).

Menanggapi penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) oleh Dinkes Kulonprogo paska ditemukan 16 orang warga terindikasi terkena Antraks, Pembayun menuturkan jika kejadian di Kulonprogo masih sebatas indikasi atau suspect. Dugaan virus antraks menyerang manusia masih terus didalami. Sehingga ia menyebutkan kejadian tersebut sebagai suspect. Selain itu Pembayun juga belum menyatakan kejadian ini sebagai KLB.

"Saya mau mengatakan itu suspect atau terindikasi. Monggo kalo Kulonprogo itu mengatakan itu antraks. Saya juga tidak menyatakan KLB. Itu hanya terindikasi antraks," jelas Pembayun.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, 16 warga di Dusun Ngroto, Ngaglik, dan Penggung, Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Kulonprogo tertular antraks. Mereka tertular antraks setelah mengonsumsi daging sapi yang mati mendadak.

Awalnya, 16 warga ini diduga terkena gigitan serangga Tomcat. Namun setelah dilakukan penelitian lebih mendalam, ternyata warga tersebut terkena Antraks.

Ke 16 warga ini mengalami gejala kulit melepuh, merah, kering dan menghitam yang hampir mirip dengan serangan serangga Tomcat. Saat ini ke 16 warga sudah diperbolehkan pulang ke rumah karena kondisinya sudah sehat.

Baca juga:
Dinkes Kulon Progo bantah ada warga meninggal karena antraks
Makan hewan sembelihan, 16 warga Kulon Progo terinfeksi antraks
22 Warga Lampung keracunan sate Padang
90 Warga keracunan bubur saat syukuran di makam keramat di Karawang
Pemimpin ISIS Baghdadi sakit parah akibat diracun
Mengonsumsi makanan kedaluwarsa, aman atau tidak bagi kesehatan?
69 Warga Deli Serdang diduga keracunan makanan, 1 tewas

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.