LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Warga temukan tulang belulang dan pakaian dalam perempuan

Diduga korban berjenis kelamin perempuan yang masih muda dan tewas beberapa bulan atau satu tahun lalu.

2013-03-07 15:12:03
Penemuan mayat
Advertisement

Seorang warga bernama Heru Apriono menemukan tumpukan tulang belulang manusia di lahan perbukitan Kampung Air Bukit RT 05 RW 02 Kelurahan Pinang Kencana, Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Diduga korban tewas akibat dibunuh.

"Saya menemukannya pada saat mencari kayu kecil untuk berkebun pada Rabu (6/3) sore, namun baru hari ini dilaporkan ke polisi bersama Ketua RT karena sebelumnya saya tidak berhasil menjumpai Ketua RT untuk melapor," kata Heru di lokasi kejadian seperti dilansir Antara, Kamis (7/3).

Heru mengatakan tulang belulang itu ditemukan di antara PLTU Air Raja dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Tanjungpinang. Tulang belulang itu sudah tampak berserakan dan tertimbun oleh daun-daun pohon seperti tulang tengkorak, gigi, tulang paha, tulang tangan, pinggul dan sejumlah tulang rusuk.

"Sebagian tulang belulangnya ada yang terpisah beberapa meter," kata Heru.

Heru mengaku selama ini tidak mencium bau busuk dari dalam lahan semak belukar di kebun yang dikelolanya.

Dari olah tempat kejadian perkara, petugas menemukan sebuah baju dan pakaian dalam wanita tidak jauh dari jasad yang sudah jadi tulang belulang itu. Diduga korban berjenis kelamin perempuan yang masih muda dan tewas beberapa bulan atau satu tahun lalu.

"Kami belum bisa memastikan, tunggu hasil pemeriksaan tim dokter atau tim ahli," kata Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Memo Ardian di lokasi kejadian.

Sejumlah anggota polisi juga tampak menyisir lokasi penemuan itu sejauh 50 meter untuk mencari berbagai barang bukti dengan membuka semak belukar sekitar setengah jam. Usai mengumpulkan tulang belulang itu, polisi membawanya dalam empat kantong plastik menuju RSUP Provinsi Kepulauan Riau untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim dokter.(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.