LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Warga Sulsel Sulit Dapat Minyak Goreng Rp14.000, Disperindag Jamin Tak Ada Penimbunan

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel, Ashari F Radjamilo menegaskan tidak ada kelangkaan dan penimbunan minyak goreng dengan harga Rp14 ribu. Meski demikian, Ashari mengaku sempat terjadi penarikan sejumlah minyak goreng dilakukan distributor untuk penyesuaian harga menjadi Rp14 ribu.

2022-01-28 15:58:00
Makassar
Advertisement

Sejumlah warga Sulawesi Selatan (Sulsel) kesulitan mendapatkan minyak goreng dengan harga Rp14 ribu/liter. Muncul informasi minimnya minyak goreng dengan harga Rp14 ribu akibat adanya penimbunan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel, Ashari F Radjamilo menegaskan tidak ada kelangkaan dan penimbunan minyak goreng dengan harga Rp14 ribu. Meski demikian, Ashari mengaku sempat terjadi penarikan sejumlah minyak goreng dilakukan distributor untuk penyesuaian harga menjadi Rp14 ribu.

"Distributor sebut tidak ada penimbunan, tapi mereka menata barangnya agar kita lakukan rafaksi (pemotongan harga) sesuai kebijakan pemerintah. Kita sepakat mulai hari ini, para distributor melemparkan barangnya ke pengecer," ujarnya usai jumpa pers di Kantor Gubernur Sulsel, Jumat (28/1).

Advertisement

Mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel ini menegaskan, sudah ada kesepakatan dengan sejumlah pihak yakni distributor, Satgas Pangan, dan KPPU terkait distribusi minyak goreng seharga Rp14 ribu.

"Insya Allah, terhitung mulai hari ini para pihak distributor ini akan mengirimkan kembali barangnya ke pihak pengecer. Mereka juga telah menghitung jumlah barang yang sudah di PO-kan," tuturnya.

Dengan ketersediaan stok minyak goreng ini, diharapkan masyarakat tidak panik sehingga memicu pembelian berlebih. Pasalnya Pemerintah menjamin hingga 6 bulan ke depan stok minyak goreng kemasan masih aman.

Advertisement

"Oleh sebab itu kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak usah ada yang panik. Tadi kan semua sudah berjanji bahwa tidak akan ada lagi kondisi-kondisi seperti itu ke depan," tambah Ashari.

Sementara itu, Kepala Disperindag Makassar, Arlin mengatakan seluruh distributor sudah sepakat untuk menerapkan terkait harga minyak Rp14 ribu/liter. Meski demikian, ia mengakui hasil dari pemantauan di sejumlah pasar tradisional Makassar masih ada pedagang yang menjual minyak goreng dengan harga Rp20 ribu.

"Kita sudah lakukan pertemuan dengan distributor di Makassar dan sepakat untuk melakukan penetapan kebijakan serta selesaikan proses penyesuaian harga. Intinya sampai 31 Januari semua harga minyak sudah harus Rp14 ribu/liter," tuturnya.

Satgas Pangan Polda Sulsel, Komisaris Indra Waspada mengaku siap mendukung dan membantu pemerintah Sulsel dalam srangka pengawasan dan pemantauan minyak goreng di pasaran.

"Pada intinya kami dari satgas pangan sudah melaksanakan pengawasan ke beberapa retail dan juga toko-toko yang ada di Makassar ini. Kami juga telah sampaikan di rapat tadi bahwa kita sepakat untuk melaksanakan kebijakan dari pemerintah ini," bebernya.

Ia menegaskan akan menindak pihak-pihak baik distributor maupun ritel yang tidak menjalankan kebijakan pemerintah terkait harga minyak Rp14 ribu. "Kami siap melakukan penindakan hukum apabila di kemudian hari ada yang belum menjalankan kebijakan dari pemerintahan ini,” tegas Kompol Indra Waspada.

Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Sulsel, Ivan Surianto David Tranku memastikan ketersediaan stok di tingkat ritail. Ia menegaskan tidak ada lagi istilah ritail di Sulsel tidak mendapatkan pasokan minyak goreng dengan harga Rp14 ribu sesuai kebijakan pemerintah.

"Jadi tidak ada alasan lagi bahwa di ritel itu kosong barangnya yang disuplai oleh para distributor. Apabila distributor tidak melakukan sesuai dengan apa yang sudah disepakati, maka tentunya akan ada penindakan," tegasnya.

Ivan mengaku sampai saat ini stok minyak goreng masih dalam kondisi aman. Bahkan, stok minyak goreng bisa sampai 6 bulan ke depan.

"Ketersediaan stoknya sendiri masih ada, masih aman. Pemerintah telah menyiapkan 250 juta liter minyak goreng setiap bulan hingga 6 bulan ke depan," ucapnya.

Baca juga:
Warga Keluhkan Harga Minyak Goreng di Garut Masih Lebih dari Rp14 Ribu, Ini Alasannya
Masih Jual Minyak Goreng di Atas HET, Siap-Siap Izin Usaha Dicabut
Mendag Minta Produsen Salurkan Stok Minyak Goreng Masih Tertahan
Pemerintah akan Berlakukan HET Minyak Goreng Rp14.000 Mulai Februari 2022
Aturan Baru, Mendag Wajibkan Eksportir Minyak Goreng Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri
Kebijakan Minyak Goreng Murah Dinilai Hanya Untungkan Pengusaha Besar

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.