Warga Solo longmarch dukung Esemka dilanjutkan
Warga meminta Wali Kota Jokowi untuk tidak patah semangat atas kegagalan uji emisi mobil Esemka.
Mobil Esemka Rajawali gagal lolos dalam uji emisi di Balai Termodinamika Motor dan Propulsi (BTMP), Serpong, Banten. Warga Solo, meminta Wali Kota Surakarta Joko Widodo tidak patah semangat dan terus melanjutkan program pengembangan mobil Esemka menjadi mobil nasional.
Aksi dukungan terhadap kelanjutan Esemka ini digelar sekitar 50-an warga Solo. Mereka mendatangi rumah dinas walikota Surakarta Loji Gandrung untuk menyampaikan dukungan kepada Wali Kota.
Warga melakukan long march Minggu (4/3) siang dari kawasan Jayengan menyusuri Jalan Slamet Riyadi saat gelaran Solo Car Free Day menuju Loji Gandrung dengan membawa poster dan spanduk mendukung Esemka.
Koordinator aksi, Suryadi mengungkapkan, aksi tersebut merupakan ide spontanitas dari warga untuk terus mendukung Esemka. Meski hasil uji emisi di Balai Termodinamika Motor dan Propulsi (BTMP) lalu cukup mengecewakan, namun warga meminta wali kota tidak patah semangat dan tetap semangat mengembangkan Esemka.
"Kami ingin memberi semangat agar ke depan mobil Esemka bisa menjadi mobil nasional," katanya.
Meski mengalami kegagalan dalam uji emisi, Suryadi lebih memandang hal tersebut dari sisi positif. "Kalau ada kekurangannya kan yang rugi juga konsumen nantinya," sambungnya.
Suryadi berharap, pada uji emisi selanjutnya, mobil Esemka bisa dinyatakan lulus dan bisa segera diproduksi secara massal. Keberadaan industri mobil tersebut nantinya diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat karena melibatkan ratusan usaha kecil dan menengah.
Kedatangan massa aksi di Loji Gandrung tersebut disambut baik Jokowi. Wali Kota menerima rombongan aksi dengan senang dan bahkan juga dilakukan dialog santai dengan duduk bersama dan berkumpul dengan para warga yang memberi dukungan kepada dirinya.
"Hal ini merupakan wujud dukungan dari masyarakat, dan saya sangat berterimakasih sekali," katanya.(mdk/bal)