Warga padati prarekonstruksi penjarahan toko pakaian oleh geng motor di Depok
Warga padati pra-rekonstruksi penjarahan toko pakaian oleh geng motor di Depok. Rencana akan ada 11 adegan dalam pra-rekonstruksi nanti. Namun itu bisa berubah sesuai dengan kebutuhan. Direncanakan akan dihadirkan sejumlah tersangka. Namun hanya yang dewasa saja yang akan dihadirkan.
Suasana Jalan Sentosa Raya, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, saat ini terlihat padat. Sebab, saat ini polisi sudah bersiap menggelar prarekonstruksi kasus penjarahan toko baju dilakukan geng motor Jembatan Mampang (Jepang).
Arus lalu lintas terlihat lebih padat dibandingkan biasanya. Pengendara banyak yang berhenti dan melihat-lihat di lokasi kejadian. Hal inilah yang membuat kondisi jalanan menjadi lebih padat.
Polisi terlihat berjaga di sekitar lokasi. Sebagian mengatur jalan, dan sebagian melakukan persiapan di Toko Fernando. "Kami diperbantukan untuk prarekonstruksi. Dari polsek ada delapan personel," kata Wakapolsek Sukmajaya AKP Syah Johan, Selasa (9/1).
Terlihat di lokasi Tim Jaguar juga ikut turun. Sejumlah mobil dinas kepolisian sudah bersiap sejak pukul 13.00 WIB. Saat ini di lokasi sedang menanti kehadiran Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.
"Kita standby sejak tadi mengatur lalin supaya lancar," tandas Johan
Rencana akan ada 11 adegan dalam prarekonstruksi nanti. Namun itu bisa berubah sesuai dengan kebutuhan. Direncanakan akan dihadirkan sejumlah tersangka. Namun hanya yang dewasa saja yang akan dihadirkan. Sedangkan yang di bawah usia tidak dihadirkan dalam prarekonstruksi ini.
Baca juga:
Selain geng Jepang, masih ada enam geng motor bebas berkeliaran di Depok
Meredam aksi brutal geng motor usai menjarah toko pakaian
Usai geng motor jarah toko pakaian, Pemkot Depok tambah 100 CCTV
Ungkap geng motor 'Jepang', polisi tangkap lagi 2 pelaku penjarahan
Geng Jepang sekutu dengan Amerika dan Israel, musuh Inggris dan Margonda Gangster
Celurit pengendara, 13 remaja komplotan Geng Motor Camp TT Semarang ditangkap polisi
Polisi tetapkan 17 tersangka, termasuk kapten geng motor Jepang