Warga Masih BAB Sembarangan, Bupati Garut Ancam Copot Camat
Bupati Garut Rudy Gunawan, mengultimatum seluruh camat yang tidak serius menangani ODF (Open Defecation Free) atau stop buang air besar sembarangan. Ancaman bagi para camat adalah dicopot jabatannya.
Bupati Garut Rudy Gunawan, mengultimatum seluruh camat yang tidak serius menangani ODF (Open Defecation Free) atau stop buang air besar (BAB) sembarangan. Ancaman bagi para camat adalah dicopot jabatannya.
"Camat yang tidak melaksanakan ODF, dan tidak membuat komitmen ODF sampai dengan Desember 2021, akan mendapatkan sanksi berupa pergeseran dari jabatannya," ujarnya, Selasa (24/8).
Rudy mengatakan bahwa ancaman itu dikeluarkan agar seluruh camat serius dalam penanganan ODF di Kabupaten Garut. Saat ini pihaknya tengah melakukan percepatan proses yang berkaitan dengan ODF di wilayahnya.
"Kita turun ke Level 2, kita akan mempercepat proses yang namanya gerakan yang sudah tertinggal yaitu ODF," kata Rudy.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Tri Cahyo Nugroho mengatakan bahwa saat ini di Kabupaten Garut sudah terdapat 2016 desa/kelurahan yang sudah mendeklarasikan ODF.
"Senin pekan depan akan bertambah kurang lebih 90 desa yang akan mendeklarasikan ODF, sehingga totalnya akan genap menjadi 306 desa yang sudah mendeklarasikan ODF," kata Tri.
Dengan jumlah tersebut, maka sisanya sekitar 136 desa yang belum mendeklarasikan ODF. Pihaknya menargetkan seluruh desa di Kabupaten Garut mendeklarasikan ODF di akhir tahun 2021.
"Ditargetkan akhir tahun 2021 ini rampung," tutup Tri.
Baca juga:
Satgas Covid-19 Garut Siaga, Ini yang Wajib Diperhatikan Warga saat Rayakan HUT RI
Bupati Garut akan Kurangi Pajak Hotel dan Restoran
Bupati Garut Siapkan Tempat di Pendopo untuk Dijadikan Gudang Oksigen
Hadapi Lonjakan Kasus, RSUD dr Slamet Garut Dijadikan RS Khusus Covid-19
Klaster Covid-19 Mulai Banyak Ditemukan di Perkampungan Garut, Bupati Ungkap Pemicu
Bupati Garut Wanti-Wanti Pejabat Pembuat Komitmen Tak Asal Bubuhkan Tandatangan