Warga Indragiri Hilir digegerkan 6 kuburan terbongkar
Polisi masih mencari apa penyebab terbongkarnya 6 kuburan warga tersebut.
Warga desa Kuala Selat Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau dihebohkan dengan terbongkarnya sejumlah kuburan. Polisi masih mencari apa penyebab terbongkarnya 6 kuburan warga tersebut.
"Belum pasti apa penyebabnya, apakah dibongkar hewan atau sengaja dibongkar, itu masih kita selidiki," ujar Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Hadi Wicaksono saat dihubungi merdeka.com, Senin (17/8).
Informasi yang dirangkum merdeka.com, di kepolisian menyebutkan, keenam kuburan tersebut sebagian sudah diperbaiki keluarga dari ahli kubur. Adapun enam makam tersebut yakni:
1. Makan Jumaniah meninggal tanggal 2 Desember 2011. Kondisinya batu nisan dalam keadaan tumbang dan kuburan ada bekas galian
2. Makam Upin, meninggal tahun 2000. Saat ini makam yang terbongkar sudah diperbaki oleh pihak keluarganya.
3. Makam Aminah meninggal tahun 1995. Saat ini makam yang terbongkar sudah diperbaki oleh pihak keluarganya.
4. Makam Demim meninggal tahun 1985. Saat ini makam yang terbongkar sudah diperbaki oleh pihak keluarganya.
5.Makam Junaidi meninggal tahun 2009. Makam yang terbongkar sudah diperbaki oleh pihak keluarganya.
6. Makam Bulak meninggal tahun 1988. Makam yang terbongkar sudah diperbaki oleh pihak keluarganya.
Warga setempat menyebutkan, pembongkaran makam itu sudah terjadi sejak bulan lalu. Bahkan tidak dilakukan sekaligus, melainkan secara bergantian.
"Warga melaporkan baru hari ini, sebab warga merasa curiga apakah kuburan itu dibongkar sengaja oleh orang tidak bertanggung jawab atau karena binatang, masih kita selidiki," pungkas Wicak.
Baca juga:
Dua makam berbeda simbol agama, Raja Indragiri dan Jenderal Portugis
Makam Datuk Dubalang Sakti panjangnya sampai 10 meter
4 Makam kramat di Banten yang sering dibanjiri warga
Mengintip makam keramat Syiah Kuala di Banda Aceh
Menyoroti makam Roro Mendut dulu terkenal tempat ritual seks
Cerita batu besar berpindah di makam Kanjeng Ratu Sekar Kedaton
Dituduh membangkang Kanjeng Ratu Sekar Kedaton dibuang ke Manado