Warga Empat Lawang Positif Covid-19 Usai Pijat Pasien Kabur dari Rumah Sakit
Untuk mencegah penularan selanjutnya, petugas tengah melakukan tracing terhadap orang-orang yang kontak dengan pasien baru. Penelusuran ditarget sebanyak-banyaknya agar menyetop penyebaran virus optimal.
Seorang warga Empat Lawang, Sumatera Selatan, dinyatakan positif Covid-19 dari hasil uji swab di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang. Dia tertular dari pasien positif asal Palembang yang kabur dari rumah sakit.
Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Empat Lawang, Arga Sena mengungkapkan, yang bersangkutan kontak langsung dengan memijat pasien positif yang kabur pekan lalu. Mereka tinggal bertetangga di salah satu desa di Empat Lawang.
"Ada satu pasien terkonfirmasi positif baru. Dia dipanggil pasien yang kabur dan diminta dipijat, dari situ penularannya," ungkapnya, Jumat (19/6).
Untuk mencegah penularan selanjutnya, petugas tengah melakukan tracing terhadap orang-orang yang kontak dengan pasien baru. Penelusuran ditarget sebanyak-banyaknya agar menyetop penyebaran virus optimal.
"Tracing dilakukan secara masif, rapid test dan swab kita lakukan," ujarnya.
Dia menjelaskan, pasien baru ini berstatus orang tanpa gejala sehingga diizinkan menjalani isolasi mandiri di rumah dengan pengawasan ketat dari tim gugus tugas. Seluruh keluarga pasien juga perlu dikarantina.
"Kondisi pasien sehat, terus kita awasi hingga sembuh," terangnya.
Dengan penambahan satu pasien, jumlah kasus positif di Empat Lawang menjadi dua orang. Hanya saja, satu pasien sebelumnya telah dinyatakan sembuh.
"Sampai sekarang Empat Lawang masih berstatus zona hijau, untuk perubahan status masih ditunggu perkembangan karena ada tolok ukurnya," pungkasnya.
Baca juga:
Pasien Positif Covid-19 dari Klaster Bank BRI Pekanbaru Bertambah 7 Orang
Rokan Hilir Zona Hijau, Bupati Tegaskan Belum Putuskan soal Pembukaan Sekolah
6 Warga Binaan Rutan Pondok Bambu Reaktif Covid-19 Dites Usap
Lagi, Anggaran Penanganan Dampak Virus Corona Naik Jadi Rp905,1 Triliun
WHO Prioritaskan Tiga Kelompok Pertama untuk Diberi Vaksin Covid-19
Dokter Reisa Ingatkan Masyarakat Jangan Sembarangan Konsumsi Dexamethasone