LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Warga dan pedagang protes pemagaran Klenteng Sam Poo Kong

Pengurus klenteng memagari kompleks tanpa memberi penjelasan kepada warga.

2012-07-28 14:29:54
peristiwa
Advertisement

Puluhan orang yang terdiri dari para pedagang di luar Kompleks Klenteng Sam Poo Kong dan  warga Gedungbatu, Semarang Barat yang tinggal disekitar klenteng melakukan aksi protes terkait adanya pemasangan pagar yang mengelilingi klenteng terbesar di Kota Semarang itu.

Warga dan pedagang tidak mengetahui alasan pengurus klenteng, memasang pagar besi yang menutup seluruh kompleks Klenteng, karena pengurus klenteng tidak mau menemui warga dan pedagang.

Atas sikap pengurus klenteng tersebut, maka warga dan pedagang memasang spanduk dan poster yang bernada protes serta kecaman dengan pemasangan pagar besi.

Jumain, salah seorang pedagang di luar kompleks Klenteng Sam Poo Kong mengatakan, pagar yang dipasang mengelilingi ini dianggap mematikan mata pencarian pedagang dan beberapa warga yang tinggal dan membuka warung disekitar klenteng.

"Klenteng Sam Poo Kong khan sudah dianggap sebagai destinasi wisata Jawa Tengah. Selain itu warga juga mengeluh karena biasanya setiap sore bisa memanfaatkan areal parkir untuk berwisata, sekarang tidak bisa lagi. Masak pengurus sama sekali tidak melibatkan warga dan pedagang untuk memakmurkan dan meramaikan klenteng yang juga dinyatakan sebagai peninggalan sejarah nasional dan internasional ini?" ujar Jumain Sabtu (28/7) di sekitar Klenteng Sam Poo Kong Gedungbatu, Semarang Barat,Jateng.

Aksi warga Gedungbatu ini, tak pelak menjadi pusat perhatian sejumlah pengendara kendaraan yang kebetulan melintas di depan Klenteng Sam Poo Kong.

Sejumlah personil kepolisian dari Polsek Semarang Barat dan Polrestabes Semarang sampai berita ini diturunkan terlihat hanya berjaga-jaga mengamankan situasi. Sampai saat ini puluhan warga masih melakukan aksi protes dengan berkerumun disekitar klenteng. (mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.