Warga Bikin Palang Pintu Kereta Api di Lokasi Odong-Odong Maut
Usai peristiwa odong-odong tertabrak kereta api hingga menyebabkan sembilan orang meninggal di Kampung Silebu Toplas, Desa Silebu Kecamatan Kragilan Kabupaten Serang, warga akhirnya membuat paling pintu kereta secara swadaya.
Usai peristiwa odong-odong tertabrak kereta api hingga menyebabkan sembilan orang meninggal di Kampung Silebu Toplas, Desa Silebu Kecamatan Kragilan Kabupaten Serang, warga akhirnya membuat paling pintu kereta secara swadaya.
"kemarin dibuat swadaya masyarakat, anjuran kepala desa. Bisa disebut patungan," ujar warga bernama Dian warga Silebu, Kamis (28/7).
Dian menjelaskan untuk penjaga palang pintu rencana dari masyarakat sebelum terealisasi dari pemerintah daerah. "Rencana dari masyarakat. memberdayakan masyarakat yang mau aja sebelum nanti terealisasi sama Pemda," ujarnya.
Sementara itu RW setempat, Suheri mengatakan sebelumnya dengan cara berteriak bila ada kereta lewat, sekarang sudah ada palangnya yang dibangun oleh masyarakat.
"Kemarin kan harus teriak ada kereta, sekarang ada palangnya. Beres jam tiga pagi tadi, dari jam 1. Hari ini baru operasi. yang jaga nanti masyarakat," pungkasnya.
Baca juga:
VIDEO: Tertunduk Lesu Sopir Odong-Odong Tertabrak Kereta Tewaskan 9 Orang
Fakta Baru, Sopir Odong-Odong Maut di Serang Belum Punya SIM
Sopir Odong-Odong Maut Akui Setel Musik Keras sampai Tak Dengar Kereta Datang
Siapa harus Tanggung Jawab Soal Perlintasan Sebidang? Ini Penjelasan Kemenhub
Ini Penampakan Odong-Odong Maut Tewaskan Sembilan Warga di Serang
Fakta Baru Kecelakaan Odong-Odong Maut di Banten, Sopir Diduga Tengah Balapan