LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Warga Bekasi keluhkan truk sampah Jakarta bau dan bikin macet

Bau menyengat dari truk sampah selalu menusuk hidung warga sejak siang hingga malam.

2015-10-23 20:20:20
Sampah Jakarta
Advertisement

Sejumlah warga Kota Bekasi, Jawa Barat, bermukim di sepanjang jalan dilalui truk sampah DKI Jakarta merasa kesal. Mereka mengaku dirugikan dengan bau menyengat menyergap saban hari sejak siang hingga malam dari truk, serta tetesan air sampah (lindi) tercecer di jalan.

"Biasanya bau sampah muncul mulai siang sampai malam hari, bersamaan dengan iringan truk sampah DKI yang lewat depan rumah," kata Karim (33), warga Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, di Bekasi, seperti dilansir dari Antara, Jumat (23/10).

Menurut Karim, truk sampah berwarna oranye serta memiliki tulisan "Kita Peduli Jakarta Bersih" menuju ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, melalui rute Komsen Tol Lingkar Luar Jakarta, Jalan Raya Jatiasih, belok di simpang Pasarebo, mengarah ke Jalan Cipendawa, dan keluar di Jalan Raya Siliwangi arah Bantargebang.

"Biasanya, ada juga truk sampah dengan bak terbuka yang masih meneteskan air sampah (lindi) di jalan. Baunya bisa lama hilang kalau tidak segera disiram," ujar Karim.

Hal senada diungkapkan Bima (45), warga Villa Nusa Indah, Kecamatan Jatiasih.

"Truknya besar-besar, sementara jalan kami sempit, jadi suka macet di sekitar Jalan Cipendawa menjelang Jembatan Kali Bekasi," kata Bima.

Bima mengatakan, jalur dilalui truk sampah di lingkungannya sangat tidak sesuai. Sebab di kiri-kanannya banyak berdiri perumahan warga. Di antaranya Perumahan Kemang Ifi, Perumahan Pondokgede Permai, dan Perumahan Villa Nusa Indah.

"Daerah sini jadi bau sampah, padahal di sini jalan perumahan warga," ujar Bima.

Bima mengaku mendukung langkah Komisi A DPRD Kota Bekasi menyelesaikan kemelut TPST Bantargebang secara langsung dengan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

"Biasanya kalau langsung pucuk pimpinannya yang berbicara, persoalan bisa segera tuntas," ucap Bima.(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.