Warga Bandung laporkan jalan rusak ke Ombudsman
Kondisi jalan yang rusak sangat memprihatinkan warga. Apalagi jalan rusak kerap menimbulkan korban.
Himpunan Layanan Konsumen Indonesia (HLKI) mendatangi kantor Ombudsman di Jalan PH Mustofa, Bandung Selasa (26/6) siang. Tujuan kedatangan mereka mendesak Ombudsman untuk segera meminta pertanggungjawaban pemda setempat untuk memberikan perhatian khusus terkait pemeliharaan infrastruktur di daerah itu.
Ketua HLKI Jawa Barat, Firman Turmantara datang dengan sejumlah laporan masyarakat yang mengeluhkan buruknya jalan di Jawa Barat. Apalagi baru-baru ini insiden perempuan yang tewas akibat jalan rusak di Jalan Soekarno-Hatta, Bandung pada Minggu (24/6) lalu.
"Insiden yang ada di Soekarno-Hatta itu, cuma salah satunya," kata Firman usai pelaporan ke Ombudsman.
Menurutnya masih ada dua laporan lainnya yang mengeluhkan jalan rusak. "Di Cadas Pangeran Jalan lubang, ada juga limbangan Jalan berlubang. Kalau ini dibiarkan ini bisa terus dan terus menambah korban, apalagi ini menyangkut soal nyawa orang," ujarnya.
Pihaknya mengaku melaporkan ke Ombudsman untuk mencari jalan efektif. Karena Ombudsman di sini merupakan bagian dari perpanjang tangan pemerintah.
"Jadi kami meminta laporan segera diproses," ungkapnya.
Sebelumnya HLKI sempat melaporkan data jalan rusak dengan menyerahkan laporan nomor 10/HLKI/IND/V/2012 tanggal 19 Mei 2012. Namun kesempatan ini pihaknya datang untuk melengkapi.
"Apalagi korban tewas itu sudah jelas, akibat menghindari jalan rusak dan berpasir," terangnya.
Dia berharap setelah laporan dilayangkan Ombudsman bisa segera memproses baik kepada Pemerintah Jawa Barat, Kota maupun Daerah. Selain itu Intansi yang berwenang mengenai perbaikan jalan pun segera 'action' untuk memperbaiki jalan rusak.
"Jangan kaku-lah, coba tambal dulu, ini masalah nyawa, jangan ada korban baru bertindak," ungkapnya.(mdk/lia)