Wapres Nilai Perlu Ekosistem Pemberdayaan Petani agar Bisa Manfaatkan Lahan
Ma'ruf meminta adanya ekosistem pemberdayaan petani mulai dari pemberian akses kepada masyarakat untuk memanfaatkan sebagian lahan. Misalnya yang dikuasai swasta dan BUMN.
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menilai, diperlukan ekosistem pemberdayaan petani untuk mengembangkan sektor pertanian. Hal ini untuk mengatasi ketergantungan impor dari komoditas pangan tersebut.
"Masyarakat kadang-kadang bisa menanam tetapi tidak bisa menjual, kadang-kadang juga sulit karena tidak ada lahannya," ucap Ma'ruf saat meresmikan Peluncuran Aplikasi Lapak Abah-Ojek Desa dan Santri Digitalpreneur di Kantor Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Senin (28/3).
Oleh sebab itu, Ma'ruf meminta adanya ekosistem pemberdayaan petani mulai dari pemberian akses kepada masyarakat untuk memanfaatkan sebagian lahan. Misalnya yang dikuasai swasta dan BUMN.
"Memanfaatkan lahan-lahan yang masih bisa digunakan yang dikuasai oleh swasta maupun juga BUMN. Ini kita ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat," tuturnya.
Kemudian, lanjut Wapres, ekosistem tersebut juga harus menyediakan offtaker untuk membantu pembiayaan dan memasarkan produk pertanian yang dihasilkan para petani.
"Ada semacam offtaker yang bisa memfasilitasi untuk memberi pembiayaan kemudian juga memasarkan, jadi ada semacam intermediatornya. Nah ini merupakan satu ekosistem yang coba kita bangun," ungkapnya.
Di samping itu, Ma'ruf menekankan bahwa ekosistem pemberdayaan petani perlu memanfaatkan teknologi digital.
Digitalisasi diharapkan akan semakin menggugah inovasi dan melahirkan bisnis model yang beragam.
"Sehingga menumbuhkan berbagai aktivitas ekonomi di tengah kendala-kendala tradisional, seperti kendala geografis," ujarnya.
Baca juga:
Selain Memperdalam Agama, Wapres Ma'ruf Dorong Santri Memakmurkan Bumi
Wapres Harap 83 Ribu Desa Seluruh Indonesia sudah Terjangkau Internet pada 2023
Wapres: Membangun Kota Sehat Menjadi Keharusan, Butuh Komitmen Berkelanjutan
Tinjau Lahan Budidaya Tumpang Sari di Purwakarta, Maruf Amin Tanam Jagung dan Kedelai
Wapres: Kita Ingin Menjadi Bangsa Pemenang dalam Kompetisi Global, Bukan Pengekor
Wapres Ma'ruf Amin: Kehidupan Sekarang Cenderung Kejar Dunia, Lupa Akhirat