LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Wapres Ma'ruf, Jusuf Kalla Hingga Anies Hadiri Pembukaan Munas MUI ke-10 2020

Dalam sambutannya, Ma'ruf menuturkan, bahwa pada Munas MUI ke-9, telah ditetapkan Islam Wasathiyah (moderat) sebagai landasan kerja para pengurus MUI.

2020-11-25 22:51:46
MUI
Advertisement

Wakil Presiden Maruf Amin menghadiri acara Pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-10 Tahun 2020, di Ballrom Hotel Sultan, Jakarta, Rabu malam (25/11). Acara juga turut dihadiri Wakil Presiden ke 10 dan ke 12 RI Jusuf Kalla dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dalam sambutannya, Ma'ruf menuturkan, bahwa pada Munas MUI ke-9, telah ditetapkan Islam Wasathiyah (moderat) sebagai landasan kerja para pengurus MUI. Hal itu sangat relevan dengan kondisi Indonesia yang majemuk. Oleh karena itu, semangat Islam Wasathiyah harus terus dijaga seluruh pengurus MUI dalam menjalankan tugasnya ke depan.

"Komitmen untuk tetap menjadikan Islam Wasathiyah sebagai cara berpikir, bersikap, dan bertindak harus tetap menjadi pedoman dalam setiap kiprah MUI di masa yang akan datang," katanya, do hotel Sultan Jakarta, Rabu (25/11).

Advertisement

Dia menambahkan, MUI sebagai salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia, harus terus melakukan pembenahan dan adaptasi terhadap tantangan zaman. Tujuannya, untuk dapat memberikan pelayanan dan pengayoman yang optimal kepada umat.

Selain itu, untuk menjawab tantangan yang ada saat ini, MUI diharapkan dapat mendorong diterapkannya digitalisasi dalam tata kelola perkantoran MUI.

"Kita menyadari bahwa teknologi informasi berkembang demikian cepat. Hal ini akan mengubah secara mendasar tata hidup masyarakat. Mereka dipaksa untuk terus bergerak menuju era baru yang serba digital," ucapnya.

Advertisement

"Oleh karena itu, MUI tidak boleh terlambat mengantisipasi hal itu. MUI harus siap menyongsong datangnya tren digital tersebut. Program yang dijalankan MUI sudah harus disesuaikan dengan tuntutan tren digital," tandas Ma'ruf.

Untuk diketahui, Munas X MUI ini mengangkat tema 'Meluruskan Arah Bangsa dengan Wasathiyatul Islam, Pancasila, serta UUD NRI 1945 secara Murni dan Konsekuen' diselenggarakan di Hotel Sultan selama 25-27 November 2020.

Acara diikuti 130 peserta luring dan 300 peserta daring yang berasal dari 34 MUI provinsi, komisi dan lembaga MUI Pusat, dan para ormas pendiri, serta perwakilan dari perguruan tinggi dan pesantren.

Agenda Munas MUI tahun 2020 diantaranya pemilihan Ketua Umum MUI dan Dewan Pimpinan MUI periode 2020-2025, serta pemilihan Ketua Dewan Pertimbangan MUI periode 2020-2025. Selain itu, Munas ini juga akan membahas beberapa hal terkait dengan fatwa serta vaksin untuk mengatasi pandemi Covid-19.

Selain Jusuf Kalla dan Anies, acara dihadiri Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, para ketua lembaga tinggi negara, dan para Duta Besar negara sahabat.

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.