LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Wapres Ma'ruf Dorong Perguruan Tinggi Membekali Mahasiswa Berpikir Kritis

“Perguruan Tinggi sebagai tahap akhir pendidikan formal seyogianya dapat membekali mahasiswa untuk senantiasa berpikir kritis dalam menyikapi arus informasi, dengan berpegang teguh pada akidah, akhlak, dan ilmu pengetahuan,” kata Ma’ruf.

2021-11-02 13:02:51
Wapres Maruf Amin
Advertisement

Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta perguruan tinggi membekali mahasiswa untuk berpikir kritis dalam menyikapi arus informasi. Pemikiran kritis itu juga berpegang teguh pada akidah dan akhlak.

“Perguruan Tinggi sebagai tahap akhir pendidikan formal seyogianya dapat membekali mahasiswa untuk senantiasa berpikir kritis dalam menyikapi arus informasi, dengan berpegang teguh pada akidah, akhlak, dan ilmu pengetahuan,” kata Ma’ruf saat memberikan orasi ilmiah dalam rangka Dies Natalis ke-7 Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalimantan Timur di Grand Ballroom Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Selasa (2/11).

Ma'ruf menambahkan, salah satu bekal penting yang diberikan adalah sikap kritis melalui penguatan moral dan karakter. Menurutnya, pendidikan karakter tidak bisa lepas dari agama.

Advertisement

“Pendidikan karakter tidak bisa dilepaskan dari agama sebagai sumber pembentukan etika-moral (akhlak), baik yang berupa sifat-sifat yang berdimensi moral, seperti sifat jujur, adil dan toleran, maupun sifat-sifat yang berdimensi kinerja seperti kreatif, inovatif dan kerja keras,” ungkapnya.

Ma'ruf menekankan, pembangunan moral dan karakter memerlukan upaya yang konsisten. Sehingga, pembekalannya harus ditanamkan sejak dini.

“Membangun karakter tidak dapat dilakukan secara instan, tetapi harus dilatih dan dibina secara terus menerus, sehingga tumbuh nilai-nilai kebangsaan dan rasa cinta kepada tanah air, serta harus dimulai sejak dini,” ucapnya.

Advertisement

“Karakter kebangsaan penting untuk menangkal nilai-nilai yang tidak sesuai dengan Pancasila. Nilai-nilai yang bertentangan dengan Pancasila tersebut saat ini dapat dengan mudah kita lihat, dengar atau baca karena kemajuan teknologi,” tambahnya.

Baca juga:
Sapa Siswa SD di Samarinda, Wapres Ma'ruf Tanyakan Cita-Cita Hingga Ingatkan Prokes
Kunjungan Kerja ke Kaltim, Wapres Ma'ruf akan Orasi Ilmiah di Universitas NU
Wapres Ma'ruf Dijadwalkan Buka Peparnas XVI Papua
Wapres Perintahkan Menko Polhukam Jamin Keamanan di Papua
Pimpin Ratas PPKM, Wapres Ma'ruf Ingatkan Mitigasi Ancaman Gelombang Ketiga

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.