Wapres: ICMI Berperan dalam Penanggulangan Radikalisme di Kampus
Selain itu, Ma'ruf mengimbau agar ICMI dapat terus bersinergi dalam menyeimbangkan peran imtaq dan iptek dalam pembangunan sumber daya manusia dan bangsa.
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menilai, bahwa Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) berperan dalam menanggulangi radikalisme di lembaga pendidikan tinggi. Pencegahan radikalisme tersebut melalui kajian Al-Quran dan ilmu pengetahuan.
"ICMI turut pula berperan serta dalam menanggulangi radikalisme di kampus-kampus melalui program kajian Al-Quran dan Sains,” katanya pada acara Pembukaan Muktamar ke-VII dan MILAD ke-31 ICMI Tahun 2021 di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (4/12).
Selain itu, Ma'ruf mengimbau agar ICMI dapat terus bersinergi dalam menyeimbangkan peran imtaq dan iptek dalam pembangunan sumber daya manusia dan bangsa.
“ICMI harus berperan menjadikan kekuatan imtaq dan iptek, yang diperlukan sebagai landasan untuk mewujudkan masyarakat yang maju, adil, sejahtera, dan bermartabat menuju Indonesia Emas tahun 2045,” tuturnya.
Dia menambahkan, ICMI sebagai wadah para cendekiawan muslim diharapkan dapat memberikan masukan konstruktif dan terlibat aktif dalam upaya pengentasan kemiskinan maupun pembangunan kualitas sumber daya manusia.
"sehingga upaya membangun Indonesia bermartabat menuju Indonesia Emas di tahun 2045 dapat terwujud,” pungkasnya.
Baca juga:
Wapres Ma'ruf: Monumen Pahlawan Covid-19 Bukan Mengenang, tapi Bentuk Penghargaan
Bertolak ke Bandung, Wapres Ma'ruf Buka Muktamar VII Milad ke-31 ICMI
Cegah Varian Omicron, Wapres Ma'ruf Amin Minta Pengetatan Pintu Masuk
Wapres Dukung Pengembangan Potensi Kelautan untuk Mengurangi Angka Kemiskinan
Temui Wapres, Kasad Dudung Sampaikan Strategi Penanganan Keamanan Papua