LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Wanti tetap bahagia meski tinggal di rumah sederhana

Hiburan buat Wanti hanya sebuah radio tua. Rumahnya pun bocor di sana-sini. Dia hanya minta perhatian pemerintah.

2015-03-20 22:09:00
Kemiskinan
Advertisement

Dewanti Rustini Putri atau kerap disapa Wanti bukan berasal dari keluarga berada. Dia bahkan hidup di gubuk sederhana.

Tak ada pemandangan mencolok sedikit pun di rumahnya. Hiburan satu-satunya hanyalah sebuah radio butut. Suaranya pun timbul tenggelam. Televisi saja tidak nampak di dalam rumah berdiri di atas lahan seluas 50 meter persegi itu.

Rumah Wanti berada di Desa Mekarsari, Kampung Gambung, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung. Jauh dari hingar bingar kota. Lokasinya berada di kaki Gunung Tilu.

Advertisement

Pantauan merdeka.com saat menyambangi kediamannya, Jumat (20/3) siang, rumah Wanti hanya disekat bilik reot. Gubuk tua tersebut sudah berdiri 42 tahun lalu. Neneknya tinggal di kamar belakang. Sedangkan kamar Wanti bersebelahan dengan dapur. Wanti biasa tidur beralas kasur tipis di kamar berukuran 1,5 x 1 meter itu. Kondisinya jauh dari layak.

Beberapa rumahnya ada yang bolong. Bilik sudah rapuh dan bolong ditutupi koran. Sementara kamar ayah Wanti, Iwan, juga tak jauh berbeda. Atap langit-langitnya berlubang. "Kalau hujan ya bocor," kata nenek Wanti, Omih (85 tahun).

Iwan berharap ada bantuan dari pemerintah setempat buat memperbaiki rumahnya. Selama ini dia mengaku pemerintah seolah abai bagi warga miskin seperti dia. Sebab dia juga tidak memiliki pekerjaan tetap, dan hanya mengandalkan pemberian dari kakaknya Rp 500 ribu saban bulan.

Advertisement

"Ya cukup apa? Makan saja dipas-pasin. Makan kadang pakai nasi dan garam saja," kata Iwan.

Wanti yang juga sering ikut kegiatan qasidah belum tentu dibayar saban pentas. "Ya intinya harus disyukuri, semoga Pak Bupati mau bantu kami," ujar Wanti sambil tersenyum.

Baca juga:
Makan nasi dicampur garam, Dewanti berharap bisa kuliah
Potret ketulusan Dewanti, gadis manis hidupi keluarga dengan kasidah
Rawat bapak dan nenek serba kekurangan, gadis manis ini tetap tegar
Gadis manis di Bandung ini, hidupi nenek & ayahnya dengan kasidahan

(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.