Wamenhan: Bom tak ditujukan ke KBRI di Paris
Ledakan bom tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya saja, telah merusak kaca kantor kedutaan.
Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan, meledaknya bom rakitan dekat KBRI di Paris bukan serangan dari teroris. Ia juga yakin bom itu tidak ditujukan kepada KBRI.
"Tidak mengarah pada KBRI di Paris. Bomnya meledak tidak dalam jangkauan kedutaan di Paris. Saya tiga minggu lalu di sana," kata Sjafrie, Kamis (22/3).
Menurut Sjafrie, bom yang meledak kemarin juga jauh dari kedutaan. "Tidak dekat dan juga tidak ada relevansinya (dengan teroris)," ujar dia.
Namun untuk memastikan, pemerintah Indonesia masih menunggu hasil investigasi yang dilakukan oleh kepolisian Prancis. "Itu ada proses-prosesnya, ada proses penyelidikan dan sebagainya. Mari belajar sistem dan tidak melompat," tegas dia.
Ledakan bom kemarin itu tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya saja, telah merusak kaca kantor kedutaan.
Dugaan sementara, bom itu diletakkan oleh tiga orang. Paket yang berisi bom itu ditaruh 10 meter dari kantor kedutaan. Setelah menaruh paket itu, mereka langsung melarikan diri.
Bom akhirnya meledak pada pukul 5.45 am waktu setempat. Ledakan bom itu juga menyebabkan kerusakan dalam radius 50 meter.(mdk/has)