LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Wamenag: Titip doa bayar Rp 102.014 adalah pembodohan

Nasaruddin Umar prihatin atas doa berbayar itu. Apalagi doa dilakukan di hadapan Baitullah.

2014-01-03 11:29:34
Komunitas Sedekah Harian
Advertisement

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Nasaruddin Umar angkat bicara soal titip doa berbayar yang belakangan ramai menjadi kontroversi di masyarakat. Nasaruddin menyebut program yang digagas oleh Komunitas Sedekah Harian itu sama dengan pembodohan terhadap masyarakat.

"Praktik seperti itu sebetulnya sudah tercium cukup lama, tetapi baru terungkap sekarang," kata Nasaruddin Umar usai menjadi inspektur upacara 'Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-68' di Jakarta, Jumat (3/1).

Dia mengaku prihatin atas doa berbayar itu. Apalagi doa dilakukan di hadapan Baitullah.

"Kita tak kenal konsepnya seperti apa, tapi saya imbau kepada masyarakat untuk menghindari cara seperti itu," harapnya.

"Janganlah ada pembodohan masyarakat dengan jaminan bahwa doanya akan terkabul. Berdoa erat kaitannya dengan tingkat keikhlasan seseorang. Bisa jadi doa seseorang dapat dikabulkan Allah lantaran yang bersangkutan melakukannya dengan kesungguhan secara mendalam. Cara berdoa yang dilakukan sesuai tuntunan agama jelas bakal diridhoi Allah," katanya.

Sebelumnya, setelah menuai sorotan, Komunitas Sedekah Harian langsung menghentikan program yang seharusnya berjalan dari tanggal 31 Desember-7 Januari 2014 tersebut. Mereka juga mengklarifikasi bila uang sejumlah Rp 102.014, menjadi sedekah dan akan disumbangkan pada yang berhak, bukan untuk Ahmad Ghazali.

"Jadi semua donasi pada #TitipDoaBaitullah yang masuk seluruhnya untuk program Kemanusiaan Sedekah Harian. Kami juga memutuskan untuk menghentikan program tersebut agar tidak menimbulkan kontroversi lebih lanjut," ujar Abdul Aziz, Presiden Komunitas Sedekah Harian dalam keterangan pers, Kamis (2/1).

Abdul mengakui poster yang disebarkan lewat sosial media itu menuai kontroversi. Mereka juga meminta maaf telah menimbulkan polemik soal tata cara beribadah.

Baca juga:
Titip doa dengan uang sudah jadi tradisi di kampung-kampung
5 Fakta titip doa di Mekkah dihargai Rp 102.014
MUI: Titip doa bayar Rp 102.014, itu penyimpangan ibadah
Sudah 30 orang transfer Rp 102.014 untuk program titip doa
'Komersilkan' doa, @ahmadgozali jadi bulan-bulanan di Twitter

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.