Walkot Manado bantah intervensi kasus pemalsuan KK anak buahnya
Wali kota menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak kepolisian dan tak ingin ikut campur di dalamnya.
Wali kota Manado, GS Vicky Lumentut mendatangi Mapolresta Manado, Senin (27/6) untuk bersilaturrahmi dengan Kapolres setelah dilantik. Namun kunjungan Lumentut dimanfaatkan awak media untuk bertanya seputar kasus pemalsuan Kartu Keluarga (KK) oleh salah satu oknum Kadis berinisial HT.
"Jika ada aparat kami yang bermasalah hukum kasusnya sudah berjalan sesuai proses hukum. Karena itu permasalahan pribadi keluarga ya harus dihadapi," ujar Lumentut.
Selanjutnya, wali kota menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak kepolisian dan tak ingin ikut campur di dalamnya. "Sudah konfirmasi, kasusnya tetap jalan dan sedang dalam tahapan. Saya tidak akan intervensi. Biar polisi bekerja agar kasus tersebut bisa diproses berdasarkan hukum yang berlaku," kata dia.
Sementara itu, Kapolresta Manado AKBP Suprayitno menegaskan jika pihaknya serius dalam menangani dugaan pemalsuan KK oknum Kadis. "Tetap akan di proses. Kalau sudah selesai prosesnya akan langsung saja di limpahkan ke Kejaksaan," singkat dia.
Diketahui, kasus dugaan pemalsuan KK oleh oknum HT sempat mengendap di Mapolresta Manado lantaran telah dilaporkan perempuan berinisial MK alias Magdalena sekitar 3 bulan lalu. Magdalena sendiri adalah mantan istri HT.
Materi laporan adalah penelantaran anak dan pemalsuan KK. Lantaran TKP penelantaran anak berada di wilayah Minahasa Utara, maka Polresta Manado hanya menangani kasus dugaan pemalsuan KK. Diduga, tindakan pemalsuan dilakukan pada tahun 2010 silam saat HT masih menjabat sebagai Kepala BKD.
Baca juga:
Pemerkosa & penyiksa gadis di Manado dijerat pasal berlapis
Wakil Wali Kota Tomohon turun ke jalan kumpulkan koin
Seperti inilah kerusakan parah akibat banjir bandang di Sangihe
Jejak abdi Sultan Baabullah dan kerukunan di Masjid Al Muttaqin
Menengok Masjid Al Muttaqin tertua di Manado
Cuaca ekstrem kepung Sulawesi Utara, 400 jiwa mengungsi
1 Warga Manado tewas akibat cuaca ekstrem