LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Walikota Bitung Raih Penganugerahan Walikota Entrepreneur Award 2018

Kalau kita dinilai untuk 3 hal tadi yang paling berprestasi adalah di bidang kesehatan. Kalau saya mengambil resiko dari APBD untuk bagaimana meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ujar Walikota Bitung Max J Lomban.

2018-12-06 11:42:45
Bitung
Advertisement

Di penghujung tahun 2018 pemerintah kota Bitung tak henti-hentinya meraih penghargaan di berbagai bidang. Sebelumnya di tanggal 29 November DP Korpri Kota Bitung dinobatkan sebagai DP. KORPRI terbailk kategori Kab/ Kota se - Indonesia rupanya tidak membuat Pemerintah Kota Bitung berpuas diri untuk selalu mengukir prestasi di tingkat nasional.

Hal ini dibuktikan dengan kembali diraihnya pengharagaan Walikota Entreprenuer Award 2018 oleh Walikota Max J Lomban di Bidang Pelayanan Kesehatan yakni Layanan Kesehatan Bergerak (Ambulance) yang terintegrasi dan terpadu oleh Menteri Koperasi dan UKM RI Bapak AAGN Puspayoga dan disaksikan oleh Sekjen Kemendagri Bapak Hadi Prabowo Rabu (5/12/2018) di Glass House, Ritz Carlton Jakarta Pasific Place.

"Bupati, walikota yang ingin memajukan daerahnya, dari beberapa kriteria dasar pendidikan, kesehatan, dan ekonomi yang mau mengambil risiko dalam ranggka pengembangan pelayanan kepada masyarakat. Kalau kita dinilai untuk 3 hal tadi yang paling berprestasi adalah di bidang kesehatan. Kalau saya mengambil resiko dari APBD untuk bagaimana meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ujar Walikota Bitung Max J Lomban kepada merdeka.com usai mendapatkan penghargaan tersebut di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (6/11) malam.

Advertisement

Penganugerahan Walikota Enterpreneur Award 2018 ©2018 Merdeka.com



Pria yang akrab disapa Lomban ini mengatakan, telah membentu sembilan tim untuk jemput bola layanan kesehatan kepada masyarakat. Mereka tidak hanya bertugas melakukan pelayanan kesehatan saja. Melainkan juga melakukan pencegahan terjangkitnya penyakit di lingkungan masyarakat. "Bukan hanya pelayanan kesehatan saja, tapi juga sanitasi. Kita tidak cuma mengobati, tapi juga mencegah," imbuhnya.

Advertisement

Lomban mengaku telah menganggarkan lebih di bidang sehatan. Jika amanat undang-undang mengharuskan 10 persen untuk anggaran kesehatan, maka Lomban tak segan-segan menganggarkan 16,5 persen dari APBD untuk alokasi kesehatan.

"Selanjutnya melalui BPJS, 100 persen masyarakat saya gratiskan. Walaupun sebenarnya 10 persen mereka mandiri, jadi 90 persen dialokasikan dari APBD," ujar Lomban didampingi istrinya.

Penganugerahan "Innovation Network of Asia Award 2018" dilatarbelakangi oleh pentingnya transformasi dalam rangka menjadikan Pemerintahan baik di Pusat dan Daerah agar lebih adaptif terhadap perubahan dengan paradigma pemimpin yang inovatif, kreatif dan enterpreneur sehingga dapat memenangkan persaingan global dengan inovasi, kreativitas dan entrepreneurship.

Proses seleksi dan penilaian INA 2018 sendiri melibatkan berbagai asosiasi antara lain: International Council For Small Busines (ICSB), APPSI, APKASI dan APEKSI serta Setelah melalui penjurian panjang dan melalui proses audiensi langsung dengan Direktur Jenderal Otonomi Daerah, dan klarifikasi dengan tim Direktorat Jenderal Otonomi Daerah, terkait ada tidaknya kasus hukum, lama menjabat dan pencapain minimal status tinggi untuk penilaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Penganugerahan Walikota Enterpreneur Award 2018 ©2018 Merdeka.com



Dalam penghargaan INA Award 2018 yang diselenggarakan oleh Mark Plus ini, obyek dari penilaian menyangkut dua pilar utama pemerintahan, baik ke dalam (internal) maupun ke luar (eksternal), yang meliputi kesehatan, pendidikan, kemiskinan, pariwisata, perdagangan dan investasi.

Selain Lomban, beberapa walikota yang juga meraih penghargaan yaitu, Ambon – Pariwisata (Kota Musik); Balikpapan – Kesehatan (SiPanduMas); Banda Aceh – Kemiskinan (Lembaga Keuangan Mikro Syariah); Batam –Kesehatan (bar code pengelolaan obat); Batam – Kemiskinan (Pelibatan dalam pembenahan prasarana umum); dan Banjarmasin – Investasi (Seberkas).

(mdk/paw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.