LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Wali Kota Soal Kerumunan di Bandung Zoo: Masyarakat Susah Dikendalikan

Oded menilai, kerumunan yang terjadi akibat masyarakat datang di waktu yang hampir bersamaan. Padahal, ada aturan pengelola tempat wisata membatasi kapasitas hingga 50 persen.

2021-05-17 19:33:41
Protokol Kesehatan
Advertisement

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial memastikan pengelola wisata di Kota Bandung sudah menaati protokol kesehatan. Namun kerumunan tetap terjadi. Salah satunya di Kebun Binatang Bandung, akhir pekan kemarin.

Kerumunan yang terjadi dinilai karena faktor warga yang tidak disiplin. "Belum ada tempat wisata yang ditutup. Secara umum mereka (pengelola wisata) melaksanakan prokes," kata dia di Pendopo Kota Bandung, Senin (17/5).

Disinggung mengenai kerumunan yang terjadi di Bandung Zoo pada Minggu (16/5), Oded mengakui ada peningkatan kunjungan secara signifikan. Hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi satuan tugas (Satgas) penanggulangan Covid-19.

Advertisement

Diketahui, di Bandung Zoo pada hari terakhir libur lebaran terjadi kerumunan di akses pintu masuk. Momen itu pun direkam dan tersebar di berbagai akun media sosial. Tampak dari para pengunjung tidak menjaga jarak dan tidak sedikit tak mengenakan masker.

Oded menilai, kerumunan yang terjadi akibat masyarakat datang di waktu yang hampir bersamaan. Padahal, ada aturan pengelola tempat wisata membatasi kapasitas hingga 50 persen.

"Kalau masyarakat kan susah, persoalannya masyarakat memang kebayanglah, masyarakat yang susah dikendalikan, makanya kami gunakan strategi tancap gas dan rem," ujar dia.

Advertisement

Dia mengklaim sudah mengatasi permasalahan tersebut dengan cara menutup jalan menuju tempat pariwisata. Termasuk Bandung Zoo. Selain itu, dia mewacanakan pengelola wisata menyediakan layanan tiket online agar kerumunan tidak terulang.

"Strateginya ditutup jalannya, sehingga ketika terjadi lonjakan, Alhamdulillah bisa terkendali. Saya kita dari pelaksanaan prokesnya sudah bagus, cuma ketika datangnya masyarakat tidak diduga itu jadi persoalan, jadi istilah kita tarik ulur saja, strategi buka tutup jalan," ucapnya.

Baca juga:
Kunjungan Wisatawan ke Malioboro Menurun Drastis Selama Libur Lebaran
Gubernur Sumsel Ancam Tutup Tempat Wisata yang Gagal Kendalikan Kerumunan
Ketua Fraksi PAN DPRD Banten 'Mewakili' Warga Liburan di Anyer: Cuma Bercanda
Viral Anggota DPRD Banten dari PAN Wakilkan Warganya Liburan ke Anyer
Pemprov Jabar: Wisata akan Dibuka Lagi Jika Patuh Protokol Kesehatan
8 Wisata Anak di Bandung yang Menghibur dan Bikin Betah, Wajib Dikunjungi

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.