Wali Kota Palembang semprot PKL buang sampah di dekat rumah sakit
Wali Kota Palembang semprot PKL buang sampah di dekat rumah sakit. Harnojoyo semakin kesal karena kebiasaan buruk PKL itu dilakukan di sekitar rumah sakit dan di dekat tempat wisata Benteng Kuto Besak (BKB). Sehingga sampah-sampah yang berserakan nampak dari kejauhan dan membuat kondisi semrawut.
Lantaran kedapatan membuang sampah sembarangan, pedagang kaki lima (PKL) di seputaran Rumah Sakit AK Ghani Palembang disemprot Wali Kota Harnojoyo. PKL pun langsung minta maaf dan berjanji tidak akan melakukan hal serupa.
Kejadian itu saat Harnojoyo melintas menggunakan mobil untuk menghadiri sebuah acara, Selasa (28/2). Dia pun meminta sopirnya berhenti dan menghampiri PKL yang menjajakan dagangan dengan mobil itu.
"Kenapa buang sampah sembarangan, tidak ada kotak sampah apa," kata Harnojoyo kepada seorang PKL.
Harnojoyo semakin kesal karena kebiasaan buruk PKL itu dilakukan di sekitar rumah sakit dan di dekat tempat wisata Benteng Kuto Besak (BKB). Sehingga sampah-sampah yang berserakan nampak dari kejauhan dan membuat kondisi semrawut.
"Di sini kan sudah ada kotak sampah, sudah kita sediakan. Harus sadar dirilah, di sini juga dekat rumah sakit," ujar Harnojoyo dengan nada tinggi.
Tak ingin kejadian itu terulang, Harnojoyo mengancam akan mengusir PKL di sekitar itu jika tetap membuang sampah bukan pada tempatnya. Apalagi, di sekitar itu sudah ada tiga unit kotak sampah yang bisa digunakan pedagang atau warga lain.
"Kalau masih begini (buang sampah sembarangan), jangan lagi jualan di sini. Manfaatkan kotak-kotak sampah itu," tegasnya.
"Kalau tidak mau membersihkan sampah, minimal tidak membuang sampah sembarangan. Itu sudah cukup," sambungnya.
Merasa bersalah setelah disemprot Walikota Palembang, seorang PKL, Aisyah (45) meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Dia juga mengambil kembali sampah yang berserakan di jalan.
"Tak enak sama wali kota, saya sadar kalau bersalah," kata Aisyah kepada wartawan.(mdk/rhm)