Wali Kota Jambi minta warga tak terprovokasi terkait ornamen Natal
Wali Kota Jambi minta warga tak terprovokasi terkait ornamen Natal. Salah satu hotel di Kota Jambi diketahui membuat ornamen Natal diduga berbau SARA. Pemda setempat telah menindak tegas dengan menutup sementara hotel tersebut.
Wali Kota Jambi, Syarif Fasha meminta warganya tak terprovokasi terkait ornamen Natal yang diduga berbau SARA di salah satu hotel di sana. Ornamen Natal dengan tulisan mirip lafaz Allah itu sempat membuat situasi di Kota Jambi sedikit memanas.
"Kalau pun ada dinamika dan situasi yang sedikit memanas, saya sampaikan masyarakat jangan mudah terpengaruh dengan masalah yang terjadi semalam," kata Syarif Fasha kemarin malam. Mengutip Antara.
Syarif Fasha menjamin keamanan dan kenyamanan warganya. Karena itu dia mengimbau seluruh jemaat gereja di daerahnya agar khusyuk menjalankan rangkaian ibadah Natal 25 Desember 2016.
"Silakan beribadah dengan khusyuk, kami akan menjaga keamanan dan ketertiban. Tidak perlu terpengaruh dengan isu-isu apa pun," terang Fasha.
Informasi yang dihimpun, pemerintah daerah setempat telah mengambil tindakan tegas dengan menutup sementara hotel ternama di Kota Jambi tersebut.
Sejumlah warga sempat mendatangi untuk memaksa hotel ditutup. Aksi para warga ini berhasil diredam aparat Kepolisian.
Dalam kasus ini, polisi juga telah memeriksa sedikitnya 14 orang.
Baca juga:
Ledakan malam Natal di luar gereja Filipina, 13 orang luka
Menhub Budi: Pengamanan bandara diperketat cegah ancaman teroris
Libur Natal, jumlah penumpang kereta api membludak
Kekhusyukan malam Misa Natal di Gereja Santa Maria de Fatima
Ahok: bagi saya setiap hari itu Natal
Selain dari DKI, jemaat Misa Natal di Katedral datang dari luar kota