Wali Kota Bekasi: Kalau Hari Ini 680 Terdeteksi Covid-19, Penuh Itu Rumah Sakit
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi membantah jumlah kasus aktif Covid-19 di wilayahnya sekarang mencapai 680 seperti yang dicatat oleh Pemprov Jawa Barat melalui situs resmi pemerintah pikobar.jabarprov.go.id.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi membantah jumlah kasus aktif Covid-19 di wilayahnya sekarang mencapai 680 seperti yang dicatat oleh Pemprov Jawa Barat melalui situs resmi pemerintah pikobar.jabarprov.go.id. Jumlah ini menjadi tertinggi dibandingkan daerah lain.
"Kalau 680 rumah sakit penuh," kata Rahmat Effendi di Bekasi, Selasa (11/8).
Adapun catatan Pemkot Bekasi berdasarkan situs corona.bekasikota.gi.id jumlah kasus aktif sebanyak 21 orang.
Fakta di lapangan, Rahmat Effendi menyebut tempat isolasi di RSUD Kota Bekasi yang menjadi rumah sakit rujukan perawatan pasien Covid-19 masih tersedia banyak. Adapun total tempat tidur di sana yang disiapkan pemerintah sebanyak 117.
"Kalau hari ini paling tinggi di Jabar, iya. dari awal. Tapi kalau hari ini 680 yang terdeteksi. Penuh itu rumah sakit," ucap Rahmat Effendi.
Di laman situs milik Pemprov Jabar, Kota Bekasi menduduki peringkat pertama kasus aktif sebanyak 680, di bawahnya ada Kota Depok dengan 389, kemudian Kota/Kabupaten Belum Teridentifikasi 371 dan keempat Kabupaten Bogor 332.