LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Waketum NasDem Bantu Siswi SD Juara Half Maraton 21 KM yang Tak Dapat Hadiah

Amanat dari Ahmad Ali, kata Coni, hadiah tersebut dimaksudkan untuk mendorong dan menyemangati Asmarani untuk terus berlatih dan tak patah semangat.

2020-01-31 21:58:39
Lari
Advertisement

Asmarani, siswi Sekolah Dasar dari Desa Pandiri, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, menangis. Dia menangis setelah mengetahui juara I lari maraton 21 kilometer yang dimenangkannya ternyata tidak ada hadiahnya.

Lomba tersebut digelar Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Tengah di Kabupaten Poso. Lomba lari tersebut diselenggarakan dalam rangka syukuran pekerjaan peningkatan jalan Kelurahan Lawanga-Toyado pada 25 Januari 2020.

Asmarani yang duduk di kelas VI itu mengikuti lomba lari 21 kilometer diikuti 40 peserta. Lari itu mengambil start dari Kantor Bupati Poso dan finish di Desa Toyado, Kecamatan Lage.

Advertisement

"Saya menangis, capek dan tidak ada hadiahnya. Nanti di finish baru dibilang tidak ada hadiahnya. Kalau saya tau tidak ada hadiahnya, saya tidak akan ikut pak," kata Asmarani, Kamis (30/1).

Berita sedih itu sampai ke Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali. Ahmad Ali yang diwakili oleh Ketua Fraksi Partai Nasdem yang juga Sekretaris Pansus I DPRD Kabupaten Poso, DR. Coni Modjanggo memberikan 'hadiah' untuk menghibur Asmarani senilai Rp10.000.000.

Menurut Coni Modjanggo, pemberian hadiah itu merupakan rasa keprihatinan Ahmad Ali atas nasib yang dialami Asmarani. Asmarani berhasil mencapai garis finish dan menjuarai lomba tersebut hanya bisa menangis karena tidak mendapatkan hadiah.

Advertisement

"Katanya ada hadiahnya ternyata tidak ada," ungkap Coni, Jumat (31/1).

©2020 Merdeka.com

Amanat dari Ahmad Ali, kata Coni, hadiah tersebut dimaksudkan untuk mendorong dan menyemangati Asmarani untuk terus berlatih dan tak patah semangat.

"Bilang salam saya dan jangan patah semangat," ungkap Ahmad Ali lewat WhatsApp yang dikirimkannya ke ruang pesan Coni Modjanggo Kamis (30/1) sekitar pukul 12.00 Wita kemarin.

Baca juga:
Menang Lomba Lari 21 KM, Siswa SD di Poso Menangis Tak Dapat Hadiah
Kisah Sedih Pernikahan Hanya 12 Hari, Wanita Ini Curhat Suami Hilang Tanpa Jejak
Kisah Pilu Driver Ojol Berjuang Sembuhkan Anak Sakit Lumpuh Otak Usai Istri Meninggal
Sedih Banget, Balita Ini Terus Menangis & Memeluk Jenazah Ibunya Bikin Hati Pilu
Joget Pilu Pria Tulen Demi Mengais Rezeki di Jakarta
Nestapa Kudus, Warga Jakarta Belasan Tahun Hidup Tanpa Listrik

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.